3 Tips Cepat Mengerjakan Soal CPNS TIU Deret Angka Yang Sulit

Last Updated on 22 November 2025 by Suryo Hadi Kusumo

Tips cepat mengerjakan soal CPNS TIU deret angka yang sulit

Halo rekan-rekan pejuang NIP, calon abdi negara kebanggaan bangsa! Apa kabar mentalnya hari ini? Masih aman atau sudah mulai overthinking lihat angka berjejer yang gak jelas ujung pangkalnya? Bapak sering banget dengar curhatan mahasiswa bimbingan, “Pak, saya nyerah kalau ketemu soal deret angka yang panjangnya kayak kereta api.” Padahal ya, teman-teman, deret angka di TIU (Tes Intelegensia Umum) itu adalah lumbung poin kalau kalian tahu kuncinya. Sebelum kita bedah taktiknya, pastikan dulu pondasi wawasan kebangsaan kalian sudah kokoh lewat Materi TWK CPNS Lengkap ini. Percuma jago hitung kalau wawasan negaranya kosong, kan?

Mengapa Deret Angka Sering Dianggap “Horor”?

Sebenarnya, soal deret angka itu bukan murni soal matematika rumit. Ini adalah soal logika dan pola. Kesalahan fatal yang sering dilakukan peserta adalah mencoba menghitung secara manual layaknya kalkulator berjalan. Padahal, si pembuat soal cuma ingin menguji seberapa cepat kalian menemukan pola tersembunyi.

Di artikel ini, Bapak akan bongkar tips cepat mengerjakan soal CPNS TIU deret angka yang sulit, tipe soal yang biasanya bikin peserta bengong 5 menit sampai kehabisan waktu.

Trik Jitu Menaklukkan Pola “Jebakan Batman”

Kalau ketemu soal yang angkanya naik turun drastis atau panjang banget, jangan panik. Gunakan strategi berikut:

1. Cek Pola Loncat (Larik)

Kalau deretnya panjang (lebih dari 7 angka), curigalah itu bukan pola satu langkah (n+1). Biasanya itu pola loncat satu (ganjil ke ganjil, genap ke genap) atau bahkan loncat dua. Ini sering banget keluar dan menipu mata.

PROMO HARI INI Kamera CCTV Mini Wifi

Kamera Pengintai Mini Wifi (Pantau Lewat HP)

Tanpa kabel, baterai awet, instalasi mudah & tersembunyi.

Ambil Voucher Diskon →

Contoh Logika: Jika angkanya 2, 100, 4, 100, 6, 100… Jangan pusing sama angka 100-nya, itu cuma pengalih. Fokus ke 2, 4, 6.

2. Kenali Deret Fibonacci

Ini tipe soal High Order Thinking Skill (HOTS) yang sering dianggap sulit. Kuncinya: Angka ketiga adalah hasil penjumlahan dua angka sebelumnya. Kalau kalian lihat angka seperti 1, 1, 2, 3, 5, 8… itu Fibonacci. Jangan dikali atau dibagi, cukup dijumlahkan.

3. Waspada Pola Bertingkat

Nah, ini yang paling sering bikin pusing. Selisih antar angkanya tidak konstan, tapi selisih dari selisihnya baru konstan. Ini butuh ketelitian ekstra.

⚠️
Penting! Jangan terjebak rasa penasaran! Jika dalam 45 detik kalian tidak menemukan polanya, LEWATI. Soal deret angka yang sulit seringkali dipasang sebagai “Time Killer” untuk menghancurkan manajemen waktu kalian. Kerjakan yang mudah dulu.

Latihan Cerdas, Bukan Latihan Keras

Banyak yang tanya, “Pak, gimana caranya biar feeling nemu polanya cepat?”. Jawabannya cuma satu: perbanyak jam terbang. Tapi latihannya harus cerdas. Jangan cuma menghapal kunci jawaban.

Di era digital ini, kalian bisa manfaatkan AI untuk membuatkan variasi soal latihan tanpa batas. Kalian bisa minta tolong AI untuk men-generate pola deret angka yang rumit sebagai bahan latihan mandiri.

Mau punya teman belajar yang lebih pintar dari buku paket biasa? Coba pakai AI ini untuk bikin ribuan soal latihan deret angka secara otomatis. Analisisnya tajam banget buat bantu logika kalian:
Coba Claude AI (Analisis Logika Canggih)

Strategi Menghadapi Deret Pecahan dan Desimal

Kadang soal yang keluar bukan bilangan bulat, tapi pecahan atau desimal. Tips dari Bapak:

  • Ubah ke Bentuk Sama: Kalau campur aduk (ada desimal, ada pecahan), ubah semuanya ke pecahan biasa atau desimal. Pilih mana yang lebih mudah dihitung.
  • Lihat Pola Pembilang/Penyebut: Pada deret pecahan, seringkali pembilang punya pola sendiri (misal +2), dan penyebut punya pola sendiri (misal x2). Pisahkan cara melihatnya.

Sambil melatih logika angka, jangan lupa cek juga administratif kalian ya. Karena tahun depan persaingannya ketat, cek detailnya di Syarat dan Jadwal Pendaftaran CPNS PPPK agar tidak gugur sebelum bertanding.

Manajemen Waktu adalah Kunci SKD

Ingat, TIU itu cuma salah satu bagian dari SKD. Ada TWK dan TKP juga. Jangan sampai asyik ngitung deret, eh TWK-nya kosong. Untuk kalian yang masih meraba-raba strategi belajar TWK yang efektif biar seimbang sama TIU, coba baca Ringkasan Materi TWK Jitu ini.

Untuk melatih kecepatan (speed), Bapak sarankan kalian sering ikut simulasi atau kuis yang ada timer-nya. Otak kita itu kalau di bawah tekanan waktu, kerjanya beda. Harus dibiasakan.

Biar latihan soal gak ngebosenin dan terbiasa dikejar waktu kayak tes beneran, coba langganan akun premium tools kuis ini. Bebas iklan dan bisa akses bank soal ribuan:
Quizizz Premium 1 Bulan (Murah Meriah)

Analisis Opsi Jawaban (The Power of Elimination)

Salah satu teknik ninja untuk tips cepat mengerjakan soal CPNS TIU deret angka yang sulit adalah dengan melihat ekor angkanya saja atau mengeliminasi jawaban yang tidak masuk akal.

Misalnya, deretnya adalah perkalian positif, tidak mungkin jawabannya lebih kecil dari angka terakhir. Langsung coret opsi yang salah. Ini menghemat waktu berpikir kalian. Untuk memahami lebih dalam tentang sistem seleksi dan standar kompetensi dasar yang diujikan, kalian bisa merujuk ke definisi resmi di Wikipedia CPNS.

Selain itu, perluas juga pemahaman kalian tentang wawasan kebangsaan. Kadang setelah pusing mengerjakan angka, otak butuh refreshing dengan materi bacaan. Cek Cakupan Belajar TWK untuk menyeimbangkan otak kiri dan kanan.

Kesimpulan

Mengerjakan soal deret angka TIU itu seperti memecahkan kode rahasia. Awalnya memang bikin pusing, tapi kalau polanya sudah ketemu, rasanya puas banget. Kuncinya adalah tenang, teliti, dan taktis.

Jangan biarkan satu soal sulit merusak mental kalian untuk mengerjakan 99 soal lainnya. Ingat, menjadi ASN itu bukan cuma soal pintar matematika, tapi soal manajemen diri dan ketahanan mental. Selamat berlatih, semoga NIP tahun ini jadi milik kalian!


Share this content:

Visited 3 times, 1 visit(s) today

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *