7 Poin Penting Syarat PPG Kemenag 2026 Wajib Tahu

Last Updated on 22 November 2025 by Suryo Hadi Kusumo

syarat ppg kemenag 2026

Memasuki tahun 2026, pertanyaan seputar syarat PPG Kemenag 2026 menjadi topik hangat di kalangan guru madrasah dan PAI. Mendapatkan Sertifikat Pendidik (Serdik) melalui PPG adalah impian, namun proses di bawah naungan Kementerian Agama memiliki keunikan tersendiri. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah menganggap syaratnya sama persis dengan PPG Kemdikbud. Padahal, platform (SIAGA dan SIMPATIKA) dan basis datanya sangat berbeda.

Faktanya, persyaratan daftar ppg kemenag adalah gerbang filter pertama yang paling krusial. Berdasarkan analisis kami terhadap regulasi tahun-tahun sebelumnya, kegagalan terbesar bukanlah saat tes akademik, melainkan saat seleksi administrasi akibat data yang tidak valid di platform. Panduan ini akan membedah tuntas syarat ppg kemenag 2026, baik untuk jalur Dalam Jabatan (Daljab) maupun Prajabatan, agar Anda bisa melakukan persiapan dari sekarang.

Poin Kunci Artikel Ini

Panduan ini akan mengupas tuntas kriteria ppg kemenag 2026. Kita akan membedah perbedaan platform (SIAGA vs SIMPATIKA), syarat utama PPG Dalam Jabatan (NUPTK, TMT, Linieritas), dan syarat pendaftaran PPG Prajabatan (IPK, Esai), serta langkah taktis validasi data.

Mengapa Syarat PPG Kemenag Berbeda? (SIAGA vs SIMPATIKA)

Sebelum kita masuk ke daftar berkas ppg kemenag 2026, Anda wajib memahami ekosistemnya. Perbedaan utama terletak pada “rumah data” Anda. Kesuksesan Anda 100% bergantung pada validitas data di salah satu dari dua platform ini.

1. Platform SIAGA (Untuk Guru PAI di Sekolah Umum)

SIAGA (Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama) adalah “rumah” bagi para Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mengajar di sekolah umum di bawah naungan Kemdikbud (SD, SMP, SMA/SMK). Syarat ppg siaga 2026 akan ditarik langsung dari data yang terekam di akun SIAGA Anda, yang harus terverifikasi oleh operator Kemenag Kabupaten/Kota.

PROMO HARI INI Kamera CCTV Mini Wifi

Kamera Pengintai Mini Wifi (Pantau Lewat HP)

Tanpa kabel, baterai awet, instalasi mudah & tersembunyi.

Ambil Voucher Diskon →

2. Platform SIMPATIKA (Untuk Guru Madrasah & PAI di Kemenag)

Di sisi lain, SIMPATIKA (Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemenag) adalah “rumah” bagi para guru yang mengajar di satuan pendidikan di bawah Kemenag, yaitu Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA/MAK). Syarat ppg simpatika 2026 akan ditarik dari validitas data EMIS yang terintegrasi di SIMPATIKA.

Oleh karena itu, langkah pertama Anda adalah memastikan “rumah data” Anda rapi. Tidak ada gunanya mempersiapkan berkas jika data induk Anda di salah satu platform tersebut masih “merah” atau tidak valid.

Pilar 1: Analisis Syarat PPG Kemenag Dalam Jabatan (Daljab) 2026

Ini adalah jalur yang paling banyak ditunggu oleh guru-guru yang sudah mengajar. PPG Daljab Kemenag adalah program berbasis undangan dan prioritas. Artinya, Anda tidak “mendaftar” secara bebas, melainkan “dipanggil” oleh sistem jika memenuhi syarat. Berikut adalah syarat ppg kemenag daljab 2026 yang wajib Anda penuhi.

Kriteria Wajib Pelamar (Data SIAGA/SIMPATIKA)

Berdasarkan analisis kami terhadap Juknis (Petunjuk Teknis) tahun-tahun sebelumnya, berikut adalah syarat mutlak yang akan difilter otomatis oleh sistem:

  1. Status Guru Aktif: Anda harus berstatus sebagai guru aktif yang mengajar di bawah binaan Kemenag (Guru Mapel PAI di Sekolah Umum atau Guru Mapel/Kelas di Madrasah).
  2. Memiliki NUPTK: Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan adalah syarat wajib. Pastikan NUPTK Anda valid, terdata di SIAGA/SIMPATIKA, dan terverifikasi di VervalPTK.
  3. Belum Memiliki Serdik: Program ini khusus untuk guru yang belum memiliki Sertifikat Pendidik di bidang studi apapun.
  4. Batas TMT (Terhitung Mulai Tanggal): Ini adalah salah satu filter utama. Kemenag biasanya menetapkan tanggal *cut-off* TMT. Misalnya, untuk pendaftaran 2026, Anda mungkin harus memiliki TMT mengajar sebelum 1 Januari 2024 (ini hanya prediksi berdasarkan pola, tanggal pasti menunggu Juknis resmi).
  5. Usia Maksimal: Biasanya 58 tahun saat mendaftar.
  6. Kualifikasi Akademik S1/D4: Anda wajib memiliki ijazah S1 atau D4.

Analisis Kritis: Syarat Linieritas Ijazah

Inilah kegagalan umum kedua. Ijazah S1/D4 Anda harus linier (sesuai) dengan bidang studi PPG yang akan Anda ambil. Sebagai contoh:

  • Guru PAI di MI harus memiliki ijazah S1 PAI atau PGMI.
  • Guru Matematika di MTs harus memiliki ijazah S1 Pendidikan Matematika atau S1 Matematika murni.

Praktik terbaik adalah mengunduh Juknis atau KMA (Keputusan Menteri Agama) tentang linieritas yang terbaru. Anda bisa mencarinya di portal resmi seperti Pendis Kemenag. Jangan berasumsi ijazah Anda linier jika belum mengecek regulasi resminya.

Syarat Administrasi (Berkas yang Wajib Diunggah)

Setelah Anda dinyatakan memenuhi kriteria ppg kemenag 2026 oleh sistem dan diundang mendaftar, Anda harus mengunggah berkas ppg kemenag 2026. Siapkan pindaian (scan) berkualitas tinggi dari dokumen-dokumen berikut:

  • Ijazah S1/D4: Scan asli atau fotokopi legalisir.
  • Transkrip Nilai: Scan asli atau fotokopi legalisir.
  • SK Pengangkatan Pertama: Bukti TMT Anda sebagai guru (sangat penting).
  • SK Pengangkatan 2 Tahun Terakhir: (Misal: SK GTY, SK Honorer, SK PPPK/PNS).
  • SK Pembagian Tugas Mengajar: Bukti bahwa Anda aktif mengajar di tahun ajaran berjalan.
  • Pakta Integritas: Format biasanya disediakan oleh sistem, Anda tinggal mengunduh, mengisi, menandatangani di atas meterai, lalu memindainya.

Pilar 2: Analisis Syarat PPG Kemenag Prajabatan (Prajab) 2026

Di sisi lain, ada jalur Prajabatan. Ini adalah strategi pemerintah untuk merekrut guru baru dari lulusan S1/D4 murni. Syarat ppg kemenag prajabatan 2026 sangat berbeda karena targetnya adalah *fresh graduate* atau mereka yang belum menjadi guru.

Kriteria Pelamar Prajabatan Kemenag

Pendaftaran ini bersifat terbuka dan kompetitif, bukan undangan.

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Belum Terdaftar sebagai Guru/Kepala Sekolah: Anda tidak boleh terdata di Dapodik, SIAGA, atau SIMPATIKA.
  • Usia Maksimal: Biasanya 32 tahun pada saat mendaftar.
  • Kualifikasi Akademik S1/D4: Ijazah harus linier dengan bidang studi PPG yang dibuka.
  • IPK Minimal: Biasanya ditetapkan minimal 3.00.
  • Sehat Jasmani dan Rohani: Dibuktikan dengan surat keterangan sehat.
  • Bebas NAPZA: Dibuktikan dengan surat keterangan dari BNN atau kepolisian.
  • Berkelakuan Baik: Dibuktikan dengan SKCK.

Syarat Berkas Pendaftaran Prajabatan (Termasuk Esai)

Selain berkas administrasi (Ijazah, Transkrip, KTP, SKCK, Surat Sehat), syarat ppg kemenag prajabatan 2026 akan memiliki komponen seleksi yang krusial: Esai / Motivation Letter.

Anda akan diminta untuk menulis esai yang menceritakan motivasi Anda menjadi guru, pengalaman Anda, dan visi Anda untuk pendidikan. Esai ini adalah saringan pertama untuk menilai kepribadian dan komitmen Anda. Praktik terbaik adalah menulis esai yang jujur, personal, terstruktur, dan 100% orisinal.

Pastikan esai Prajabatan Anda unik.

Cek Orisinalitas Esai (Turnitin)

Lolos Syarat Administrasi? Ini Syarat Berikutnya (Seleksi Akademik)

Memenuhi syarat ppg kemenag 2026 di atas (baik Daljab maupun Prajab) hanyalah langkah pertama. Ini disebut Seleksi Administrasi. Setelah Anda dinyatakan lulus tahap ini, Anda harus memenuhi syarat kelulusan berikutnya: Seleksi Akademik atau Pretest.

Pretest ini adalah ujian CAT (Computer Assisted Test) yang menguji:

  • Kompetensi Pedagogik
  • Kompetensi Profesional (sesuai bidang studi Anda)
  • Literasi dan Numerasi
  • Tes Moderasi Beragama (Khas Kemenag)

Oleh karena itu, sembari Anda merapikan berkas administrasi, Anda juga harus mulai mempelajari materi pretest. Berdasarkan analisis kami, banyak guru gagal di pretest karena materi pedagogik dan literasi/numerasi yang dianggap sulit. Anda perlu membuat rangkuman materi atau bahan ajar yang efektif.

Ubah modul jadi slide belajar cepat.

Coba Slider AI + ChatGPT di Sini

Panduan How-To: Langkah Taktis Validasi Syarat PPG Kemenag

Jangan menunggu pengumuman! Syarat ppg kemenag 2026 harus disiapkan dari sekarang. Berikut adalah langkah-langkah praktis yang harus Anda lakukan.

  1. Langkah 1: Audit Mandiri Akun SIAGA/SIMPATIKA

    Pertama, login ke akun Anda (SIAGA atau SIMPATIKA). Periksa setiap menu: Data Personal, NUPTK, Status Kepegawaian, Riwayat Mengajar, Ijazah S1. Apakah ada data yang “merah” atau tidak valid? Apakah TMT Anda sudah benar?

  2. Langkah 2: Cek Ulang Linieritas Ijazah Anda

    Unduh KMA atau Juknis Linieritas terbaru. Selanjutnya, cocokkan program studi S1 Anda dengan mapel yang Anda ajar. Jika tidak linier, Anda tidak akan terpanggil oleh sistem.

  3. Langkah 3: Siapkan Pindaian Berkas Digital (Scan)

    Jangan memindai berkas saat pendaftaran dibuka. Akibatnya, Anda akan panik. Siapkan folder di komputer berisi pindaian PDF yang jelas (bukan foto HP) dari: Ijazah, Transkrip, KTP, NUPTK, SK Pengangkatan Awal, dan SK 2 tahun terakhir.

  4. Langkah 4: Koordinasi Aktif dengan Operator

    Jika Anda menemukan data yang salah di Langkah 1, segera hubungi Operator Kemenag Kab/Kota (untuk SIAGA) atau Operator Madrasah/Kab/Kota (untuk SIMPATIKA). Perbaikan data membutuhkan waktu.

  5. Langkah 5: Pantau Jadwal Resmi Kemenag

    Terakhir, pantau terus portal resmi (misal: Pendis Kemenag, akun media sosial Kemenag) untuk Juknis dan jadwal resmi. Jangan terjebak informasi hoaks di grup WhatsApp.

Kesalahan Umum yang Menggagalkan Pemenuhan Syarat

  • Data TMT Tidak Valid: Anda merasa sudah mengajar 10 tahun, tapi di sistem baru tercatat 3 tahun karena SK lama tidak diunggah atau divalidasi.
  • Ijazah Tidak Linier: Ini adalah “dosa” fatal. Guru Bahasa Indonesia dengan ijazah S1 Sastra Inggris, misalnya, seringkali dianggap tidak linier untuk PPG Bahasa Indonesia.
  • NUPTK Ganda atau Tidak Aktif: NUPTK Anda bermasalah di VervalPTK.
  • Berkas Scan Buram: Mengunggah pindaian SK yang buram, terpotong, atau tidak terbaca akan langsung ditolak oleh verifikator.

Kesimpulan: Validasi Data Adalah Syarat Utama Anda

Pada akhirnya, syarat ppg kemenag 2026 yang paling fundamental bukanlah tumpukan berkas di meja Anda, melainkan barisan data yang “hijau” dan valid di akun SIAGA atau SIMPATIKA Anda.

Mulai hari ini, praktik terbaik Anda adalah beralih dari “menunggu” menjadi “memvalidasi”. Pastikan Anda memahami jalur Anda (Daljab atau Prajab), memastikan data Anda akurat, dan menyiapkan berkas administrasi dengan kualitas terbaik. Kegagalan administrasi adalah kegagalan yang paling disesali, jangan sampai itu terjadi pada Anda.


Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Apa syarat utama PPG Kemenag Dalam Jabatan (Daljab)?

Syarat utamanya adalah terdata aktif di SIAGA atau SIMPATIKA, memiliki NUPTK, memiliki TMT (tanggal mulai mengajar) sebelum batas *cut-off* yang ditetapkan (biasanya beberapa tahun ke belakang), dan memiliki ijazah S1/D4 yang linier dengan mapel yang diajukan.

2. Saya guru honorer madrasah, apakah bisa ikut PPG Kemenag?

Sangat bisa. Selama Anda memenuhi syarat ppg simpatika 2026 (seperti NUPTK/NPK, TMT valid, ijazah linier), Anda memiliki hak yang sama untuk dipanggil sebagai peserta PPG Daljab, berdasarkan antrean prioritas (biasanya usia dan masa kerja).

3. Saya guru PAI di SD Negeri, bagaimana syarat PPG saya?

Anda akan mengikuti PPG Kemenag melalui platform SIAGA. Syaratnya sama, yaitu NUPTK, TMT, dan linieritas ijazah S1 PAI. Pastikan akun SIAGA Anda selalu aktif dan terverifikasi oleh operator Kemenag Kab/Kota.

4. Apa beda syarat PPG Kemenag Daljab dan Prajabatan?

Sangat beda. Daljab untuk guru yang sudah mengajar (syarat utama NUPTK & TMT). Sementara itu, Prajabatan untuk lulusan S1/D4 (syarat utama IPK & belum terdaftar sebagai guru). Prajabatan bersifat kompetisi terbuka, Daljab bersifat undangan/antrean.

5. Kapan pendaftaran dan pengumuman syarat PPG Kemenag 2026 dibuka?

Praktik terbaik adalah selalu memantau portal resmi Kemenag (kemenag.go.id) dan Pendis (pendis.kemenag.go.id) serta akun SIAGA/SIMPATIKA Anda. Jadwal bisa berubah, namun biasanya pendaftaran atau pemutakhiran data dimulai pada semester pertama atau kedua tahun berjalan.

Share this content:

Visited 27 times, 1 visit(s) today

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *