Lengkap ! 7 Syarat Dokumen Pendaftaran PPG Berkas Wajib

Halo, pejuang Serdik (Sertifikat Pendidik) masa depan! Anda sudah siap tempur belajar mati-matian, tapi… sudah siap mental melawan “monster” yang sesungguhnya? Bukan, bukan soal tes, tapi monster bernama ADMINISTRASI! Ya, ini adalah penjegal pertama. Banyak calon guru hebat gugur bukan karena tidak pintar, tapi karena salah mengurus syarat dokumen pendaftaran PPG.
Tenang, jangan keburu pusing! Sebagai ahli di bidang pendidikan, kami sudah melihat pola ini berulang kali. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah meremehkan kelengkapan berkas. Artikel ini adalah “jurus jitu” Anda. Kami akan berikan *checklist* lengkap berkas pendaftaran PPG, baik Prajabatan maupun Dalam Jabatan, dengan bahasa yang menyenangkan. Anggap saja ini *game* mengumpulkan 7 *dragon ball*! Yuk, kita mulai!
Mengapa Syarat Dokumen Pendaftaran PPG Sering Jadi “Hantu”?
Berdasarkan analisis kami, kegagalan administrasi PPG biasanya terjadi karena tiga hal: salah paham, menunda-nunda, dan tidak teliti. Banyak yang berpikir, “Ah, gampang, tinggal *scan*.” Padahal, ada dokumen yang butuh waktu berhari-hari untuk diurus (halo, SKCK dan Bebas NAPZA!).
Sistem pendaftaran PPG itu digital dan sangat kaku. Jika syarat tertulis “Surat Sehat Jasmani DAN Rohani”, Anda tidak bisa mengunggah hanya surat sehat jasmani. Sistem akan menolak. Inilah mengapa memahami setiap detail syarat dokumen pendaftaran PPG adalah setengah dari perjuangan Anda. Jangan sampai Anda sudah jago mengerjakan soal HOTS, tapi kalah sama selembar materai.
Checklist Wajib: 7+ Syarat Dokumen Pendaftaran PPG
Oke, mari kita masuk ke inti. Siapkan catatan Anda! Ini adalah kelengkapan dokumen daftar PPG yang hampir pasti diminta setiap tahun. Kita akan bagi per kategori agar mudah dipahami.
1. Dokumen Identitas Diri (KTP & Pas Foto)
Ini adalah fondasi. Gampang, tapi sering salah format.
- KTP/Kartu Identitas: Pastikan NIK Anda valid dan terdaftar di Dukcapil. Nama di KTP, Ijazah, dan akun pendaftaran harus SAMA PERSIS.
- Pas Foto Terbaru: Jangan pakai foto *selfie*! Siapkan pas foto formal berlatar belakang merah atau biru (tergantung permintaan), dengan format dan ukuran file (misal: .jpg, maks 500kb) sesuai aturan.
2. Dokumen Akademik (Ijazah & Transkrip)
Ini adalah “tiket masuk” Anda. Kesalahan di sini berakibat fatal.
- Ijazah S1/D4: Dokumen ini wajib ASLI dan sudah dilegalisir (jika diminta). Yang paling penting, pastikan ijazah Anda LINEAR dengan bidang studi PPG yang Anda pilih.
- Transkrip Nilai: Ini untuk membuktikan IPK Anda. Praktik terbaik adalah siapkan *file scan* PDF yang jernih dan terbaca jelas. IPK minimal biasanya 3.00 untuk jalur Prajabatan.
3. Dokumen Kesehatan (Surat Sehat & Bebas NAPZA)
Ini adalah dokumen yang butuh waktu! Jangan diurus H-1 penutupan!
- Surat Keterangan Sehat: Biasanya harus mencakup sehat Jasmani DAN Rohani dari Puskesmas atau RS Pemerintah.
- Surat Keterangan Bebas NAPZA: Ini juga wajib dari BNN, RS Pemerintah, atau Kepolisian. Mengurusnya butuh tes dan proses. Ini adalah salah satu syarat dokumen pendaftaran PPG yang paling sering membuat orang telat.
4. Dokumen Perilaku Baik (SKCK)
Sama seperti dokumen kesehatan, ini butuh proses. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) harus yang masih berlaku dan biasanya diminta dari Polres (bukan Polsek). Segera urus!
5. Pakta Integritas (Komitmen Anda)
Ini adalah surat pernyataan bahwa Anda bersedia mengikuti aturan. Biasanya, formatnya sudah disediakan di laman pendaftaran. Anda tinggal mengunduh, mengisi, menandatanganinya di atas materai, lalu mengunggahnya kembali.
6. Dokumen Khusus PPG Dalam Jabatan (Daljab)
Jika Anda mendaftar PPG Daljab, ada syarat dokumen pendaftaran PPG tambahan yang sangat penting:
- SK Pengangkatan: SK pertama hingga terakhir sebagai guru.
- Surat Izin Atasan: Surat izin dari Kepala Sekolah (dan/atau Dinas Pendidikan) bahwa Anda diizinkan mengikuti PPG.
- Bukti Keterdaftaran Dapodik: Screenshot atau bukti bahwa Anda adalah guru aktif yang terdaftar di Dapodik. Ini bisa dicek juga melalui Info GTK.
7. Dokumen Khusus PPG Prajabatan (Prajab)
Untuk Prajabatan, syarat dokumen pendaftaran PPG-nya lebih sederhana di bagian SK, tapi ada penekanan di:
- Surat Pernyataan Belum Terdaftar Dapodik: Anda harus membuktikan bahwa Anda adalah *fresh graduate* yang belum pernah menjadi guru di sistem.
Poin Penting: Legalitas dan Format File!
Berdasarkan analisis kami, dua penjegal teknis terbesar adalah: 1) Dokumen tidak dilegalisir (jika diminta), dan 2) Format atau ukuran file tidak sesuai (misal: diminta PDF, Anda unggah .jpg; atau diminta maks 1MB, Anda unggah 5MB). Praktik terbaik adalah siapkan semua dokumen dalam format PDF dan kompres ukurannya JAUH-JAUH HARI.
Analisis Ahli: Visualisasi Berkas Pendaftaran PPG
Membaca daftar syarat dokumen pendaftaran PPG memang bikin pusing. Kadang, kita perlu melihat visualisasinya agar lebih paham “medan perang” yang akan dihadapi. Mengurus berkas ini mirip seperti mempersiapkan aplikasi beasiswa bergengsi, butuh ketelitian.
Video di bawah ini memberikan gambaran umum yang baik tentang alur pendaftaran dan di mana biasanya dokumen-dokumen ini diunggah. Perhatikan baik-baik di bagian yang menjelaskan tentang alur validasi. Memahami ini akan membantu Anda sadar bahwa dokumen yang Anda unggah akan diperiksa oleh sistem dan manusia, jadi tidak ada ruang untuk “berkas asal-asalan”.
Sumber Video: Gambaran Visual Alur Unggah Dokumen PPG (YouTube)
“How-To”: Jurus Jitu Anti Gagal Administrasi Dokumen PPG
Gagal administrasi itu nyeseknya melebihi ditolak gebetan. Biar Anda nggak merasakan itu, ikuti langkah-langkah anti gagal berikut:
- Buat Folder Khusus di Komputer: Buat satu folder bernama “BERKAS PPG 2025”. Di dalamnya, buat sub-folder untuk setiap dokumen (KTP, Ijazah, SKCK, dll).
- SCAN, Bukan Foto! Gunakan aplikasi *scanner* (seperti CamScanner atau Adobe Scan) atau *scanner* fisik. Jangan memfoto dokumen Anda dengan kamera HP. Hasilnya harus jelas, tegak lurus, dan terbaca.
- Beri Nama File Sesuai Aturan: Jangan beri nama file “askjdhaksd.pdf”. Beri nama yang jelas: “SKCK_Nama_Anda.pdf”, “Ijazah_Nama_Anda.pdf”. Ini memudahkan Anda saat mengunggah.
- Kompres Ukuran File: Siapkan dua versi: versi *High-Quality* (untuk arsip Anda) dan versi *Compressed* (misal: di bawah 1MB) yang siap diunggah. Gunakan alat kompresi PDF online.
- Mulai Urus Berkas “Lama” dari Sekarang: SKCK, Surat Sehat, dan Bebas NAPZA adalah prioritas. Urus dari sekarang, jangan menunggu pengumuman pendaftaran dibuka!
Dengan persiapan ini, saat pendaftaran dibuka, Anda tinggal fokus mempelajari strategi lulus tes, bukan panik mengurus berkas.
Kesimpulan Ahli: Kunci Sukses Ada di Berkas yang Rapi
Pada akhirnya, syarat dokumen pendaftaran PPG adalah gerbang pertama yang harus Anda lalui. Berdasarkan analisis kami, kandidat yang paling sukses adalah mereka yang teliti dan terorganisir sejak awal.
Jangan anggap remeh selembar kertas. Persiapkan semua berkas wajib pendaftaran PPG dengan rapi, beri nama file dengan benar, dan simpan di *cloud* (Google Drive/Dropbox) agar bisa diakses kapan saja. Administrasi yang rapi adalah cerminan pertama dari karier guru profesional Anda. Selamat berjuang, calon guru hebat!
Tanya Jawab (FAQ) Seputar Syarat Dokumen Pendaftaran PPG
1. Apa saja syarat dokumen pendaftaran PPG yang paling penting?
Semua penting! Tapi yang paling krusial dan sering salah adalah: 1) Ijazah (harus linear), 2) Transkrip Nilai (IPK harus memenuhi), 3) SKCK dan Bebas NAPZA (butuh waktu lama untuk mengurus), dan 4) SK Pengangkatan/Surat Izin (untuk PPG Daljab).
2. Apakah berkas pendaftaran PPG Prajabatan dan Daljab berbeda?
Ya, berbeda di bagian bukti status guru. PPG Prajabatan mewajibkan Anda membuktikan *belum* terdaftar di Dapodik. PPG Daljab justru mewajibkan Anda membuktikan *sudah* terdaftar di Dapodik (dengan SK Pengangkatan dan Surat Izin Atasan).
3. Kapan waktu terbaik mengurus syarat dokumen pendaftaran PPG?
Sekarang juga! Dokumen seperti KTP, Ijazah, dan Transkrip harus Anda siapkan *file scan*-nya dari sekarang. Dokumen yang memiliki masa berlaku (SKCK, Surat Sehat, Bebas NAPZA) sebaiknya diurus 1-2 bulan sebelum estimasi jadwal pendaftaran dibuka.
4. Apakah boleh mengunggah foto dokumen, bukan hasil scan?
Sangat tidak disarankan. Praktik terbaik adalah selalu gunakan *scanner*. Dokumen yang difoto biasanya berkualitas buruk, miring, atau ada bayangan, dan berisiko tinggi ditolak oleh tim verifikator. Jangan ambil risiko!
5. Apa yang harus dilakukan jika ada perbedaan nama di KTP dan Ijazah?
Ini masalah serius. Anda harus segera mengurusnya ke instansi terkait (Dukcapil untuk KTP, atau Universitas untuk surat keterangan ralat jika salah di Ijazah). Data di semua syarat dokumen pendaftaran PPG harus 100% identik.
Share this content:








