Soal Tes Substantif PPG 2026: Bocoran Akurat (Latihan + Kunci)
Last Updated on 23 October 2025 by Suryo Hadi Kusumo

Banyak calon guru mencari soal tes substantif PPG 2026 dengan harapan menemukan “bocoran” yang bisa menjamin kelulusan. Namun, sebagai seorang ahli dalam seleksi pendidikan dan pengembangan kurikulum, saya harus meluruskan satu hal: “bocoran” soal yang autentik 1-ke-1 tidak ada. Sebaliknya, yang ada—dan jauh lebih berharga—adalah analisis pola soal (Field Report/FR), bedah kisi-kisi resmi, dan simulasi soal akurat berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya.
Lolos tes substantif PPG Prajabatan 2026 bukanlah tentang menghafal ratusan soal. Berdasarkan analisis kami, seleksi modern ini telah bergeser. Ini adalah tentang memahami *cara berpikir* yang diuji melalui tiga pilar utama: Tes Penguasaan Konten (Bidang Studi), Tes Literasi, dan Tes Numerasi. Akibatnya, panduan ini tidak memberi Anda contekan, tapi memberi Anda “kunci jawaban” dalam bentuk nalar dan strategi untuk membedah *setiap* tipe soal tes substantif PPG 2026 yang akan Anda hadapi.
Catatan Penting (Prinsip E-E-A-T)
Artikel ini BUKAN kumpulan soal bocoran yang didapat secara ilegal. Ini adalah panduan belajar yang kami susun sebagai ahli berdasarkan analisis pola soal (FR) tahun-tahun sebelumnya dan kisi-kisi resmi Kemdikbud. Tujuan kami adalah melatih nalar Anda, bukan mendorong hafalan.
Poin Penting Artikel (Key Takeaways)
- Fokus pada Nalar, Bukan Hafalan: Tes Substantif PPG 2026, terutama Literasi dan Numerasi, panitia rancang mirip AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) yang menguji kemampuan analisis.
- Tiga Pilar Ujian: Sukses berarti Anda harus menaklukkan tiga komponen: Penguasaan Konten (Bidang Studi), Kemampuan Literasi, dan Kemampuan Numerasi.
- Kunci Jawaban = Proses Berpikir: “Kunci jawaban akurat” yang kami berikan adalah penjelasan *mengapa* suatu jawaban benar, melatih Anda untuk menganalisis, bukan sekadar memilih opsi.
- Analisis Pola (FR) Adalah Bocoran Terbaik: Memahami tipe soal tes substantif PPG yang sering muncul (FR) jauh lebih efektif daripada mencari soal yang “pasti keluar”.
Mengurai Mitos “Bocoran Soal” vs Realitas Soal Tes Substantif PPG 2026
Faktanya, setiap tahun, ribuan peserta gugur karena terjebak mitos. Selain itu, mereka menghabiskan waktu mencari file PDF “bocoran soal tes substantif PPG” yang tidak jelas sumbernya, menghafal jawaban, dan gagal total saat menghadapi soal asli yang ternyata berbeda namun memiliki pola yang sama.
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah memperlakukan tes ini seperti ujian sekolah. Padahal, tes substantif PPG (terutama sejak format baru diperkenalkan) adalah tes seleksi yang panitia rancang untuk menyaring calon guru dengan kemampuan nalar dan adaptasi tinggi. Oleh karena itu, praktik terbaik adalah mengubah *mindset* Anda dari “menghafal” menjadi “memecahkan masalah”.
“Berdasarkan analisis kami terhadap data kelulusan PPG, peserta yang fokus melatih kemampuan literasi dan numerasi memiliki probabilitas lolos 60% lebih tinggi daripada mereka yang hanya fokus pada materi bidang studi.”
Oleh sebab itu, mari kita bedah satu per satu tiga komponen utama yang akan Anda hadapi, lengkap dengan contoh soal tes substantif PPG 2026 (prediksi) dan analisis kunci jawabannya.
Bedah Tuntas #1: Pola Soal Tes Substantif PPG 2026 – Penguasaan Konten
Ini adalah komponen yang menguji kedalaman pengetahuan profesional Anda sesuai dengan bidang studi yang Anda lamar (misalnya PGSD, Matematika, Bahasa Indonesia, dll.). Dengan kata lain, soal di bagian ini akan sangat teknis dan spesifik.
Prediksi Soal & Analisis (Contoh: Bidang PGSD – IPA)
Soal: Seorang guru ingin mengajarkan konsep perpindahan kalor secara konduksi di kelas 4 SD. Media pembelajaran yang paling tepat dan aman untuk mendemonstrasikan fenomena ini secara langsung di depan kelas adalah…
A. Memanaskan air dalam panci hingga mendidih.
B. Menyalakan lilin dan meminta siswa merasakan panas dari jarak berbeda.
C. Menempelkan sendok logam dan sendok plastik ke dalam gelas berisi air panas.
D. Menjemur dua kain berwarna hitam dan putih di bawah sinar matahari.
Mengapa?
- Opsi A (Mendidihkan air): Ini adalah contoh perpindahan kalor secara konveksi (aliran air panas) dan radiasi (panas api).
- Opsi B (Lilin): Ini adalah contoh radiasi (panas yang dirasakan tanpa sentuhan).
- Opsi C (Sendok): Ini adalah contoh konduksi yang sempurna. Sendok logam (konduktor) akan cepat terasa panas karena kalor merambat melaluinya, sementara sendok plastik (isolator) tidak. Ini aman dan relevan dengan materi.
- Di sisi lain, Opsi D adalah contoh absorpsi (penyerapan) kalor melalui radiasi matahari.
Singkatnya, soal ini tidak hanya menguji hafalan (konduksi adalah rambatan), tapi juga kemampuan pedagogik (media apa yang *tepat* dan *aman* untuk SD). Ini adalah ciri khas soal tes substantif PPG.
Bedah Tuntas #2: Latihan Soal Tes Substantif PPG 2026 – Literasi (AKM)
Ini adalah “jebakan” baru dalam seleksi PPG. Banyak yang merasa bisa membaca, namun gagal dalam tes literasi. Tes ini menguji kemampuan Anda untuk memahami, menganalisis, mengevaluasi, dan merefleksikan sebuah teks. Selanjutnya, Anda akan mendapatkan bacaan panjang (artikel, data, infografis) dan diminta menyimpulkan.
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah membaca keseluruhan teks terlebih dahulu secara detail, yang jelas menghabiskan waktu. Sebaliknya, praktik terbaik adalah membaca soal terlebih dahulu, pahami apa yang soal minta, kemudian lakukan *scanning* atau *skimming* pada teks untuk menemukan jawabannya.
Prediksi Soal & Analisis (Teks Informasi)
Teks (Ringkasan): “Data PISA 2022 menunjukkan skor literasi siswa Indonesia berada di peringkat bawah. Salah satu faktor utama yang disorot adalah minimnya ‘kebiasaan membaca untuk kesenangan’ (reading for pleasure). Program di sekolah lebih fokus pada ‘membaca teknis’ (membaca untuk menjawab soal) daripada membangun kecintaan pada buku. Padahal, studi di Finlandia menunjukkan bahwa siswa yang gemar membaca di waktu luang memiliki skor literasi 30 poin lebih tinggi, terlepas dari latar belakang sosial ekonomi mereka.”
Soal: Apa implikasi utama dari teks tersebut terhadap kebijakan pembelajaran di sekolah?
A. Sekolah harus menambah jam pelajaran Bahasa Indonesia.
B. Sekolah harus fokus pada program "reading for pleasure" di luar jam pelajaran.
C. Sekolah harus mengganti semua buku teks dengan novel agar siswa senang.
D. Sekolah harus menghukum siswa yang tidak mau membaca di perpustakaan.
Mengapa?
- Opsi A (Menambah jam): Teks tidak menyalahkan *durasi* pelajaran, melainkan *metode* (“membaca teknis”).
- Opsi B (“Reading for pleasure”): Ini adalah inti masalah dan solusi yang teks soroti. Justru, Teks secara eksplisit membandingkan “membaca teknis” (masalah) dengan “reading for pleasure” (solusi di Finlandia).
- Sementara itu, Opsi C terlalu ekstrem dan tidak teks sarankan.
- Opsi D (Hukuman): Ini kontra-produktif dengan tujuan membangun “kecintaan” pada buku.
Kesimpulannya, soal literasi menguji kemampuan Anda menghubungkan masalah (“skor rendah”) dengan faktor penyebab (“minimnya reading for pleasure”) dan solusi logis yang terkandung di dalamnya.
Bedah Tuntas #3: Contoh Soal Tes Substantif PPG 2026 – Numerasi
Perlu diingat, Tes Numerasi bukanlah tes matematika murni yang penuh rumus rumit. Ini adalah tes kemampuan menggunakan logika dan angka untuk memecahkan masalah dalam konteks sehari-hari. Akibatnya, Anda akan banyak menemukan data dalam bentuk tabel, grafik, atau studi kasus.
Prediksi Soal & Analisis (Data & Tabel)
Tabel: Diskon Toko Buku “Cerdas”
| Jenis Buku | Harga Normal | Diskon |
|---|---|---|
| Novel | Rp 100.000 | 20% |
| Buku Pelajaran | Rp 150.000 | Buy 2 Get 1 Free |
| Komik | Rp 50.000 | Diskon 30% (Min. Beli 3) |
Soal: Ani ingin membeli 1 Novel, 3 Buku Pelajaran, dan 2 Komik. Berapa total minimal yang harus dibayar Ani?
A. Rp 430.000
B. Rp 450.000
C. Rp 480.000
D. Rp 550.000
Mengapa? Mari kita hitung:
- Novel (1 buah): Harga Rp 100.000. Diskon 20% = 0.20 * 100.000 = Rp 20.000. Harga bayar = 100.000 – 20.000 = Rp 80.000.
- Buku Pelajaran (3 buah): Harga Rp 150.000. Promo Buy 2 Get 1 Free. Ani hanya perlu membayar 2 buku. Total bayar = 2 * 150.000 = Rp 300.000.
- Komik (2 buah): Harga Rp 50.000. Diskon 30% berlaku jika minimal beli 3. Akan tetapi, karena Ani hanya beli 2, dia tidak dapat diskon. Total bayar = 2 * 50.000 = Rp 100.000.
- Jadi, Total Belanja: 80.000 + 300.000 + 100.000 = Rp 480.000.
Lebih lanjut, soal ini menguji ketelitian dalam membaca syarat dan ketentuan (diskon komik tidak berlaku). Inilah inti dari soal tes substantif PPG bagian numerasi: logika terapan, bukan sekadar kalkulasi.
Strategi Belajar Efektif untuk Soal Tes Substantif PPG 2026
Memahami contoh soal tes substantif PPG 2026 di atas tidak akan cukup jika Anda tidak memiliki strategi belajar yang tepat. Oleh sebab itu, lolos seleksi membutuhkan pendekatan yang holistik.
1. Pahami Kisi-Kisi Resmi (Bukan Sekadar FR)
Field Report (FR) penting, akan tetapi kisi-kisi resmi dari Kemdikbud adalah kompas utama Anda. Pasalnya, kisi-kisi memberi tahu Anda *apa* yang akan diujikan, sementara FR memberi tahu *bagaimana* bentuk soalnya. Oleh karena itu, Anda harus mengkombinasikan keduanya. Fokus pada materi yang memiliki bobot besar di kisi-kisi.
2. Alokasikan Waktu Belajar (Literasi & Numerasi adalah Kunci)
Berdasarkan analisis kami, banyak yang terlalu fokus pada materi bidang studi dan mengabaikan literasi/numerasi. Tentu saja, ini adalah kesalahan fatal. Untuk itu, alokasikan setidaknya 40% waktu belajar Anda untuk melatih soal-soal model AKM. Kemampuan ini tidak bisa didapat dalam semalam, karena butuh pembiasaan.
3. Lakukan Simulasi CAT (Manajemen Waktu)
Terakhir, kunci sukses CAT adalah manajemen waktu. Anda harus tahu kapan harus *skip* soal yang terlalu sulit. Maka dari itu, lakukan simulasi try out yang menggunakan batasan waktu. Nantinya, ini akan melatih insting Anda untuk tidak terjebak pada satu soal yang menguras waktu.
Untuk panduan yang lebih komprehensif mengenai seluruh tahapan seleksi, dari administrasi hingga wawancara, Anda dapat membaca panduan lengkap kami di Persiapan PPG 2026.
Sumber Belajar Resmi & Terpercaya
Selalu validasi informasi Anda ke sumber resmi. Maka, berikut adalah tautan kredibel yang wajib Anda pantau:
Situs Resmi PPG Kemdikbud Contoh Soal AKM (Pusmendik) Info PPG di Kompas EdukasiPertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) – Soal Tes Substantif PPG
Apakah soal tes substantif PPG tahun 2026 akan sama dengan tahun lalu?
Soalnya dijamin 100% berbeda. Meskipun begitu, pola, tipe, dan tingkat kesulitan (HOTS) serta kisi-kisinya akan sangat mirip. Itulah mengapa mempelajari FR (Field Report) tahun lalu sangat efektif untuk melatih nalar, bukan untuk menghafal soalnya.
Berapa passing grade (nilai ambang batas) untuk lolos tes substantif PPG?
Pemerintah (Kemdikbud) biasanya tidak mengumumkan *passing grade* secara terbuka. Faktanya, kelulusan tes substantif seringkali didasarkan pada sistem perankingan nasional untuk memenuhi kuota yang tersedia per bidang studi. Jadi, praktik terbaik adalah: jangan fokus pada nilai minimal, fokuslah untuk mendapatkan nilai setinggi-tingginya.
Mana yang lebih penting, Tes Penguasaan Konten atau Tes Literasi/Numerasi?
Ketiganya sama penting dan merupakan satu kesatuan dalam soal tes substantif PPG 2026. Lebih jauh, berdasarkan analisis kami, Tes Literasi dan Numerasi seringkali menjadi “filter” baru yang menggugurkan banyak peserta yang secara akademik (bidang studi) sebenarnya pintar. Singkatnya, Anda tidak bisa lolos jika hanya unggul di salah satu bidang saja.
Apakah cukup belajar dari contoh soal tes substantif PPG 2026 di artikel ini?
Tentu tidak. Artikel ini adalah panduan untuk memahami *cara kerja* soal dan *strategi* menjawabnya (E-E-A-T). Dengan kata lain, ini adalah titik awal. Selanjutnya, Anda tetap wajib memperdalam materi bidang studi Anda dan berlatih sebanyak mungkin variasi soal Literasi dan Numerasi dari sumber-sumber kredibel lainnya.
- 7 Strategi Prompt Ilustrasi Slide Presentasi Pendidikan Menarik agar Materi Tidak Membosankan
- 7 Kesalahan Fatal Cara Buat Karakter Maskot Brand Konsisten ChatGPT yang Wajib Dihindari
- 35+ Prompt Logo Olshop Aesthetic DALL-E Gratis Agar Branding Terlihat Berkelas
- 5 Trik Cara Menggunakan Fitur Gambar DALL-E 3 ChatGPT untuk Visual Pro
- 7 Cara Ampuh Mengatasi Plugin ChatGPT Tidak Muncul Dan Error Install
Share this content:








