3 Jenis Materi Soal Tes CPNS Terdiri Dari Apa Saja? Bocoran Lengkap Agar Lolos SKD
Last Updated on 1 December 2025 by Suryo Hadi Kusumo

Soal tes CPNS terdiri dari apa saja secara umum terbagi menjadi dua tahapan utama, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang mencakup TWK, TIU, dan TKP, serta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang spesifik sesuai jabatan.
Banyak pejuang NIP yang gagal di tahap awal bukan karena kurang pintar, tapi karena kurang strategi dalam memetakan materi belajar. Mereka seringkali bertanya-tanya tentang soal tes CPNS terdiri dari apa saja, namun hanya fokus belajar matematika (TIU) dan melupakan hafalan kebangsaan atau logika kepribadian. Akibatnya, meskipun nilai total tinggi, mereka gugur karena tidak lolos passing grade di salah satu sub-tes. Ingat, seleksi CPNS itu sistem gugur yang kejam, Sobat!
Nah, agar Anda tidak membuang waktu mempelajari materi yang tidak keluar, di artikel ini kita akan membedah anatomi soal CPNS sampai ke tulang-tulangnya. Kita akan fokus pada 3 komponen “maut” di SKD yang menjadi gerbang utama kelulusan. Dengan memahami peta materi ini, Anda bisa menyusun strategi belajar yang efisien dan tepat sasaran. Sebelum masuk ke detail kisi-kisi, ada baiknya Anda juga mengecek persiapan administratif di artikel syarat dokumen pendaftaran (konteks seleksi ASN umum) agar tidak gagal sebelum berperang.
3 Komponen Utama Materi SKD yang Wajib Dikuasai
Jika Anda bertanya secara spesifik mengenai soal tes CPNS terdiri dari apa saja di tahap pertama (SKD), maka jawabannya adalah paket lengkap 110 soal yang harus dikerjakan dalam 100 menit. Berikut rinciannya:
1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): Nasionalisme Diuji
Banyak yang meremehkan ini karena dianggap cuma “Pendidikan Kewarganegaraan”. Padahal, soal TWK zaman now bukan lagi hafalan pasal UUD 1945 semata, tapi penalaran/implementasi. Materi utamanya meliputi:
– Nasionalisme: Menjaga identitas nasional.
– Integritas: Kejujuran dan ketangguhan mental.
– Bela Negara: Peran aktif mempertahankan eksistensi bangsa.
– Pilar Negara: Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika.
– Bahasa Indonesia: Ejaan, kalimat efektif, dan pemahaman bacaan.
2. Tes Intelegensia Umum (TIU): Logika dan Hitungan
Inilah bagian yang sering bikin pusing peserta non-eksakta. TIU menguji kemampuan kognitif Anda dalam tiga area:
– Verbal: Analogi kata, silogisme (penarikan kesimpulan), dan analitis.
– Numerik: Berhitung cepat, deret angka, perbandingan kuantitatif, dan soal cerita.
– Figural: Analogi gambar, ketidaksamaan, dan serial (pola gambar).
Tips: Jangan terjebak menghitung manual! Gunakan trik pendekatan angka.
3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP): Jebakan Psikologi
Hati-hati! TKP tidak ada jawaban salah (nilai 1-5), tapi Anda harus mencari jawaban dengan poin tertinggi (5). Materi soal tes CPNS terdiri dari apa saja di bagian TKP meliputi:
– Pelayanan Publik.
– Jejaring Kerja.
– Sosial Budaya.
– Teknologi Informasi (TIK).
– Profesionalisme.
– Anti-Radikalisme (Poin krusial baru).
Contoh Kasus: Si Jago Hitung vs Si Strategis
Mari kita lihat bagaimana pemahaman tentang soal tes CPNS terdiri dari apa saja mempengaruhi nasib dua peserta berikut.
Andi (Si Jago Hitung): Andi sangat jago matematika. Dia menghabiskan 80% waktu belajarnya untuk TIU. Dia mengabaikan TWK dan TKP. Saat tes, nilai TIU-nya sempurna (150), tapi nilai TWK-nya hanya 60 (di bawah passing grade 65). Meskipun total skornya tinggi, Andi dinyatakan TIDAK LOLOS.
Budi (Si Strategis): Budi tahu bahwa kunci kelulusan adalah lolos passing grade di semua sub-tes. Dia membagi waktu belajar rata: 30% TWK, 40% TIU, 30% TKP. Saat tes, nilai TIU-nya standar saja, tapi nilai TWK dan TKP-nya aman di atas ambang batas. Budi dinyatakan LOLOS ke tahap SKB.
Penting! Strategi terbaik mengerjakan SKD adalah: Kerjakan TKP dulu (karena butuh fokus baca dan tidak ada nilai nol), lalu TWK (hafalan/bacaan), dan terakhir TIU (hitungan). Jangan terpaku pada satu soal sulit di TIU yang memakan waktu.
Rekomendasi Alat:
Agar terbiasa dengan manajemen waktu 100 menit untuk 110 soal, sering-seringlah latihan simulasi CAT di Akun Quizizz Premium. Banyak bank soal CPNS terbaru di sana yang siap pakai.
Seleksi Kompetensi Bidang (SKB): Tahap Akhir Penentu
Setelah lolos SKD, Anda masih harus menghadapi SKB. Jika ditanya lebih lanjut soal tes CPNS terdiri dari apa saja di tahap ini, jawabannya sangat variatif tergantung formasi yang Anda lamar.
Untuk jabatan fungsional (seperti Guru, Dokter, Auditor), soalnya disusun oleh instansi pembina (misal Kemdikbud, Kemenkes). Bentuknya bisa berupa CAT (Computer Assisted Test), wawancara, tes fisik (kesamaptaan), hingga tes praktik kerja. Bobot SKB ini sangat besar, yaitu 60% dari nilai akhir kelulusan. Jadi, jangan sampai lengah setelah lolos SKD.
Jadi, Sudah Siap Menyusun Jadwal Belajar?
Mengetahui secara detail soal tes CPNS terdiri dari apa saja adalah langkah awal kemenangan. Sekarang tugas Anda adalah membedah setiap komponen tersebut dan memasukkannya ke dalam jadwal belajar harian. Jangan belajar secara acak (random). Fokuslah pada kelemahan Anda, apakah di hitungan (TIU) atau di hafalan (TWK).
Kira-kira dari ketiga komponen SKD (TWK, TIU, TKP), mana yang menjadi momok terbesar buat Anda? Silogisme TIU? Atau Anti-Radikalisme TKP? Coba bagikan ketakutan Anda di kolom komentar, mari kita cari tips triknya bersama.
Untuk mendapatkan kisi-kisi resmi yang paling update setiap tahunnya, pastikan Anda selalu memantau pengumuman di laman resmi BKN (Badan Kepegawaian Negara) atau website instansi yang dilamar.
Pertanyaan Umum (FAQ)
- Berapa nilai ambang batas (Passing Grade) SKD terbaru?
Berdasarkan aturan terakhir, umumnya TWK: 65, TIU: 80, dan TKP: 166. Namun, angka ini bisa berubah setiap tahun melalui Keputusan Menpan RB. Selalu cek aturan terbaru jelang tes.
- Berapa nilai ambang batas (Passing Grade) SKD terbaru?
- Apakah soal CPNS sama untuk semua lulusan (SMA, D3, S1)?
Untuk SKD, tipe soal dan tingkat kesulitannya relatif setara karena mengukur kompetensi dasar. Namun, untuk SKB, soal akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan jabatan yang dilamar.
- Apakah soal CPNS sama untuk semua lulusan (SMA, D3, S1)?
- Apakah ada sistem pengurangan nilai jika jawaban salah?
Tidak ada. Di SKD sistem CAT BKN, jika salah nilai 0, jika benar nilai 5 (untuk TWK & TIU). Khusus TKP, nilainya berjenjang 1-5, dan 0 jika tidak menjawab. Jadi, jangan biarkan ada soal kosong!
- Apakah ada sistem pengurangan nilai jika jawaban salah?
- Berapa lama waktu ideal untuk persiapan belajar CPNS?
Idealnya 3-6 bulan sebelum tes agar Anda bisa menguasai konsep dasar soal tes CPNS terdiri dari apa saja, bukan sekadar menghafal soal. Konsistensi 1-2 jam sehari jauh lebih baik daripada SKS.
Share this content:








