Terbukti Lolos ! Soal Pembahasan TIU CPNS 2026 Terlengkap

Last Updated on 30 October 2025 by Suryo Hadi Kusumo

soal pembahasan tiu cpns

Menghadapi seleksi CPNS 2026, Tes Intelegensi Umum (TIU) seringkali menjadi “penjegal” utama yang menentukan kelulusan peserta. Ini bukan tes hafalan, melainkan tes logika, kecepatan, dan ketepatan analisis. Oleh karena itu, strategi terbaik adalah berlatih menggunakan soal pembahasan TIU CPNS 2026 yang relevan dan terstruktur. Tanpa memahami *pola* di balik soal, Anda hanya akan membuang waktu.

Berdasarkan analisis kami terhadap pola soal dari tahun ke tahun, TIU selalu menguji tiga pilar utama: kemampuan verbal, kemampuan numerik, dan kemampuan figural. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah peserta terlalu fokus pada satu aspek (misalnya, hanya numerik) dan mengabaikan aspek lainnya. Padahal, *passing grade* ditentukan oleh total nilai SKD, dan setiap poin sangat berharga.

Artikel ini bukan sekadar bank soal. Ini adalah panduan strategis yang akan membedah cara berpikir dan trik cepat di balik setiap tipe soal. Kami akan menyajikan contoh soal pembahasan TIU CPNS 2026 yang paling sering muncul agar Anda siap menghadapi ujian sesungguhnya.

Mengapa Fokus pada Soal Pembahasan TIU CPNS 2026 Penting?

Banyak peserta CPNS gagal bukan karena mereka tidak pintar, tetapi karena mereka kehabisan waktu. Tes Intelegensi Umum (TIU) dirancang untuk mengukur efisiensi berpikir Anda di bawah tekanan. Inilah mengapa sekadar “melihat” contoh soal tidak cukup. Anda harus menyelami pembahasannya.

Fokus pada pembahasan soal TIU CPNS 2026 membantu Anda untuk:

  • Mengidentifikasi Pola (Pattern Recognition): Soal TIU, terutama deret dan figural, selalu berulang polanya. Dengan mempelajari pembahasan, Anda melatih otak Anda untuk “melihat” pola tersebut dengan cepat.
  • Mempelajari Trik Cepat (Shortcut): Soal numerik seringkali memiliki trik hitung cepat yang tidak diajarkan di sekolah formal. Pembahasan soal adalah tempat Anda menemukan trik-trik “ilegal” ini.
  • Manajemen Waktu: Dengan memahami cara penyelesaian yang efisien, Anda bisa mengalokasikan waktu dengan bijak. Anda akan tahu kapan harus *skip* soal yang sulit dan kapan harus mengerjakannya.
  • Menghindari Jebakan: Soal verbal seperti silogisme dan analitis penuh dengan jebakan. Pembahasan akan menunjukkan di mana letak jebakan tersebut dan bagaimana menghindarinya.

PROMO HARI INI Kamera CCTV Mini Wifi

Kamera Pengintai Mini Wifi (Pantau Lewat HP)

Tanpa kabel, baterai awet, instalasi mudah & tersembunyi.

Ambil Voucher Diskon →

Tiga Pilar Utama TIU yang Wajib Dikuasai

Seluruh soal pembahasan TIU CPNS 2026 yang akan kita bedah akan berpusat pada tiga pilar utama sesuai kisi-kisi resmi:

  1. Kemampuan Verbal: Mengukur logika bahasa, kemampuan analisis, dan kosakata. (Sub-tes: Analogi, Silogisme, Analitis).
  2. Kemampuan Numerik: Mengukur kemampuan berhitung, logika angka, dan analisis data. (Sub-tes: Berhitung, Deret, Perbandingan Kuantitatif, Soal Cerita).
  3. Kemampuan Figural: Mengukur kemampuan visualisasi, imajinasi ruang, dan penalaran gambar. (Sub-tes: Analogi Gambar, Ketidaksamaan, Serial Gambar).

Strategi ‘How-To’ Menaklukkan Soal Pembahasan TIU CPNS 2026

Mari kita langsung masuk ke inti permasalahan. Ini adalah panduan ‘how-to’ untuk mengerjakan setiap tipe soal, lengkap dengan contoh soal pembahasan TIU CPNS 2026 yang relevan. Praktik terbaik adalah mencoba menjawab soalnya terlebih dahulu sebelum membaca pembahasannya.

H3: 1. Kemampuan Verbal (Logika Bahasa)

Tantangan di sini adalah fokus dan tidak menggunakan perasaan. Jawaban harus 100% berdasarkan teks yang diberikan.

Contoh Soal 1: Silogisme

Semua karyawan yang disiplin mendapat bonus. Sebagian karyawan yang disiplin adalah karyawan berkinerja tinggi.

A. Semua karyawan berkinerja tinggi mendapat bonus.
B. Sebagian karyawan berkinerja tinggi mendapat bonus.
C. Semua karyawan yang tidak disiplin tidak mendapat bonus.
D. Semua karyawan berkinerja tinggi adalah karyawan disiplin.

Pembahasan Soal TIU (Silogisme):

Jawaban: B. Sebagian karyawan berkinerja tinggi mendapat bonus.

Cara Berpikir (Logika):

  • Premis 1: Semua (Karyawan Disiplin) -> (Dapat Bonus).
  • Premis 2: Sebagian (Karyawan Disiplin) -> (Berkinerja Tinggi).

Logikanya, ada sekelompok “Karyawan Disiplin”. Semua yang ada di kelompok ini dapat bonus. Di dalam kelompok ini, ada *sub-kelompok* (sebagian) yang juga berkinerja tinggi. Artinya, *sub-kelompok* yang berkinerja tinggi ini PASTI mendapat bonus (karena mereka juga bagian dari kelompok disiplin).

Oleh karena itu, kesimpulannya adalah “Sebagian karyawan berkinerja tinggi (yaitu yang disiplin) mendapat bonus”.

Jebakan: Pilihan A salah karena tidak semua yang berkinerja tinggi pasti disiplin. Pilihan D salah karena premisnya adalah “sebagian disiplin berkinerja tinggi”, bukan sebaliknya.

H3: 2. Kemampuan Numerik (Logika Angka)

Kunci di sini adalah kecepatan dan kemampuan melihat pola deret atau trik perhitungan.

Contoh Soal 2: Deret Angka

1, 3, 4, 7, 11, 18, …

A. 25
B. 27
C. 29
D. 31

Pembahasan Soal TIU (Deret):

Jawaban: C. 29

Cara Berpikir (Pola): Ini adalah deret Fibonacci yang dimodifikasi. Deret Fibonacci standar adalah menjumlahkan dua angka sebelumnya untuk mendapatkan angka berikutnya (misal: 1, 1, 2, 3, 5, 8, …).

Perhatikan pola deret ini:

  • 1 + 3 = 4
  • 3 + 4 = 7
  • 4 + 7 = 11
  • 7 + 11 = 18
  • Maka, angka berikutnya adalah: 11 + 18 = 29.
Praktik terbaik: Saat melihat soal deret, tes pertama yang harus Anda lakukan adalah penjumlahan (Fibonacci), selisih (deret aritmatika), atau perkalian/pembagian.

Contoh Soal 3: Perbandingan Kuantitatif

Jika $X$ adalah 31.5% dari 80, dan $Y$ adalah $\sqrt{25^2}$. Manakah pernyataan yang benar?

A. $X > Y$
B. $X < Y$
C. $X = Y$
D. Hubungan $X$ dan $Y$ tidak dapat ditentukan

Pembahasan Soal TIU (Kuantitatif):

Jawaban: B. $X < Y$

Cara Berpikir (Trik Cepat): Jangan hitung $X$ secara detail dulu, kerjakan $Y$ yang mudah.

  • Mencari Y: $\sqrt{25^2}$ = 25. (Akar dan kuadrat saling menghilangkan). Jadi, $Y = 25$.

Sekarang hitung $X$:

  • $X$ = 31.5% dari 80.
  • Cara 1 (Standar): $\frac{31.5}{100} \times 80 = 3.15 \times 8 = 25.2$.
  • Cara 2 (Trik): 31.5% $\approx$ 30%. 30% dari 80 adalah $3 \times 8 = 24$. Hasilnya pasti sedikit di atas 24. (Misal 1% dari 80 adalah 0.8. $24 + 0.8 = 24.8$. 0.5% nya 0.4. $24.8 + 0.4 = 25.2$).
  • Jadi, $X = 25.2$.

Kesimpulan: $X = 25.2$ dan $Y = 25$. Maka, $X > Y$.

KOREKSI: Perhitungan saya salah. Mari kita ulangi.

  • $Y = \sqrt{25^2}$ = 25. (Ini benar).
  • $X = 3.15 \times 8$. $3 \times 8 = 24$. $0.15 \times 8 = 1.2$. Jadi $24 + 1.2 = 25.2$.
  • Kesimpulan: $X = 25.2$ dan $Y = 25$. Maka, $X > Y$. Jawaban yang benar adalah A.

(Catatan: Kesalahan dalam perhitungan seperti ini sering terjadi. Ini adalah contoh bagus mengapa pembahasan yang teliti penting untuk mengoreksi cara berpikir.)

H3: 3. Kemampuan Figural (Logika Gambar)

Kunci di sini adalah imajinasi. Jangan terpaku pada satu objek, lihat pergerakan, penambahan, atau rotasi.

Contoh Soal 4: Serial Gambar

(Deskripsi: Bayangkan 4 kotak berurutan. Kotak 1: Lingkaran hitam di pojok kiri atas. Kotak 2: Lingkaran hitam di tengah atas. Kotak 3: Lingkaran hitam di pojok kanan atas. Kotak 4: Lingkaran hitam di tengah kanan. Apa gambar di Kotak 5?)

Pembahasan Soal TIU (Figural):

Jawaban: Gambar dengan lingkaran hitam di pojok kanan bawah.

Cara Berpikir (Visualisasi): Ini adalah pola pergerakan (rotasi). Objek (lingkaran hitam) bergerak searah jarum jam mengelilingi sisi-sisi persegi.

  1. Posisi 1: Pojok Kiri Atas
  2. Posisi 2: Tengah Atas
  3. Posisi 3: Pojok Kanan Atas
  4. Posisi 4: Tengah Kanan
  5. Posisi 5 (Selanjutnya): Pojok Kanan Bawah.
Kesalahan umum: Mencari pola yang rumit (penambahan/pengurangan) padahal polanya hanya pergerakan sederhana.

Kesalahan Umum Saat Mengerjakan Soal TIU (Analisis Kami)

Mempelajari soal pembahasan TIU CPNS 2026 juga berarti mempelajari kesalahan orang lain. Berdasarkan analisis kami, berikut adalah jebakan mental yang harus Anda hindari:

  • Terlalu Lama di Satu Soal (Perfectionist Trap): Ini adalah pembunuh nomor satu. Anda terpaku pada satu soal deret yang sulit selama 3 menit. Ingat, semua soal bobotnya sama. Jika 1 menit tidak ketemu, tandai dan tinggalkan!
  • Menggunakan Perasaan pada Soal Verbal: Soal silogisme seringkali “aneh” (Misal: “Semua ikan bernapas dengan insang. Paus adalah ikan.”). Anda tahu paus bukan ikan, tapi Anda HARUS mengikuti premis. Jawaban harus logis berdasarkan premis, bukan berdasarkan pengetahuan biologi Anda.
  • Menghitung Manual Padahal Ada Trik: Banyak soal perbandingan $X$ dan $Y$ atau soal hitung persen (%) dirancang untuk diselesaikan dengan trik aproksimasi (pembulatan) atau pencoretan. Jangan habiskan waktu menghitung $\frac{17.5}{100} \times 450$ secara manual.
  • Panik Melihat Angka “Kriting”: Soal seperti $\sqrt{512 + 132}$ seringkali dirancang agar hasilnya angka bulat. Jangan panik dulu, coba kerjakan.

Rekomendasi Strategi Belajar dan Karier

Mempersiapkan diri untuk CPNS membutuhkan strategi jangka panjang. Banyak peserta adalah *fresh graduate* yang mungkin baru saja berjuang menyelesaikan tugas akhir. Jika Anda salah satunya, Anda tahu bahwa manajemen waktu dan disiplin adalah kuncinya, mirip seperti saat menyusun panduan skripsi cepat lulus.

Selain itu, jangan menaruh semua telur di satu keranjang. Sambil mempersiapkan CPNS, tidak ada salahnya melirik jalur karier lain yang sama bergengsinya, seperti BUMN. Memahami rahasia lolos pendaftaran rekrutmen BUMN bisa memberi Anda Rencana B, yang akan mengurangi tekanan saat tes CPNS nanti.

Praktik terbaik adalah mengalokasikan waktu setiap hari, minimal 30-60 menit, khusus untuk melatih soal pembahasan TIU CPNS 2026. Konsistensi mengalahkan intensitas. Lebih baik 1 jam setiap hari selama sebulan daripada 10 jam dalam satu hari.

Untuk kisi-kisi dan materi resmi, selalu pantau sumber primer. Regulasi dan materi (kisi-kisi) SKD biasanya dirilis secara resmi oleh KemenPAN-RB. Anda bisa memantaunya di situs resmi KemenPAN-RB. Selain itu, berita terbaru seputar jadwal dan formasi seringkali diberitakan oleh media kredibel seperti Kompas Edukasi.

Pada akhirnya, kelulusan Anda di TIU bergantung pada seberapa banyak Anda berlatih. Selamat berjuang, semoga sukses di CPNS 2026!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Berapa jumlah soal TIU CPNS 2026 nanti?

Berdasarkan seleksi tahun-tahun sebelumnya, jumlah soal TIU adalah 35 soal, yang dikerjakan bersamaan dengan TWK (30 soal) dan TKP (45 soal) dalam total waktu 100 menit. Namun, jumlah ini bisa berubah sesuai kebijakan KemenPAN-RB terbaru.

2. Berapa nilai ambang batas (passing grade) TIU CPNS 2026?

Passing grade (PG) ditetapkan setiap tahun oleh KemenPAN-RB. Sebagai acuan, pada CPNS 2023, PG TIU adalah 80. Namun, PG ini bisa berbeda untuk formasi khusus (misal: cumlaude atau disabilitas). Anda harus menunggu pengumuman resmi untuk PG 2026.

3. Apa materi TIU yang paling sulit berdasarkan analisis?

Ini subjektif, tetapi berdasarkan analisis kami, banyak peserta kesulitan di dua area: 1) Soal Cerita Numerik (karena butuh waktu untuk membaca dan menerjemahkan ke rumus), dan 2) Silogisme & Analitis (karena penuh jebakan logika).

4. Apakah soal TIU CPNS 2026 akan sama dengan tahun lalu?

Tidak akan sama persis. Namun, “pola” dan “tipe” soalnya akan sangat mirip. Kisi-kisi materi (Verbal, Numerik, Figural) hampir pasti sama. Inilah mengapa mempelajari soal pembahasan TIU CPNS tahun-tahun sebelumnya sangat efektif untuk memahami cara kerja tes ini.

Share this content:

Visited 3 times, 1 visit(s) today

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *