7 Prompt Analisis SWOT Studi Kelayakan Bisnis Mahasiswa Valid

Prompt Analisis SWOT Studi Kelayakan Bisnis Mahasiswa

Halo rekan-rekan mahasiswa calon entrepreneur masa depan! Bagaimana kabarnya? Masih semangat menyusun proposal bisnis atau sudah mulai pusing melihat deretan angka di Excel Aspek Keuangan?

Sebagai dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan dan Studi Kelayakan Bisnis (SKB), saya sering menemukan satu kesalahan fatal: Mahasiswa membuat Analisis SWOT hanya sebagai “penggugur kewajiban”. Isinya dangkal, asumtif, dan tidak nyambung dengan proyeksi laba rugi. Padahal, SWOT adalah kompas. Jika kompasnya salah, bisnis yang Anda rancang di kertas bisa “karam” saat dijalankan. Di era AI ini, kita bisa menaikkan standar. Setelah sebelumnya kita membahas dasar cara menggunakan ChatGPT 4 untuk skripsi, jurnal, dan penelitian akademis, kali ini kita akan bedah tuntas Prompt Analisis SWOT Studi Kelayakan Bisnis Mahasiswa yang tidak hanya teoritis, tapi juga tajam secara operasional.

Mengapa Analisis SWOT Mahasiswa Sering Dianggap “Sampah”?

Maaf kalau bahasanya agak keras, tapi ini realita. Dosen atau investor sering mengabaikan SWOT buatan mahasiswa karena:

  1. Terlalu Subjektif: Mengklaim “Rasa Enak” sebagai kekuatan, padahal belum pernah tes pasar.
  2. Buta Data Eksternal: Tidak memasukkan data inflasi, regulasi pemerintah, atau tren teknologi (PESTEL).
  3. Tidak Actionable: Setelah tahu Kelemahan, lalu apa? Seringkali tidak ada strategi mitigasinya.

Dalam prinsip Penelitian bisnis, SWOT harus berbasis data (Evidence-Based). AI bisa membantu Anda menjadi “Konsultan Bisnis” yang objektif untuk membedah ide Anda sendiri.

Langkah 1: Audit Internal (Aspek Teknis & Manajemen)

Langkah pertama menggunakan Prompt Analisis SWOT Studi Kelayakan Bisnis Mahasiswa adalah membedah “dapur” Anda. Kita akan cari tahu apakah *Value Proposition* Anda valid.

Jika Anda sudah punya data wawancara calon pelanggan, gunakan teknik bisakah ChatGPT mengkodekan data kualitatif untuk mengubah testimoni pelanggan menjadi poin kekuatan (Strengths) yang valid.

PROMO HARI INI Kamera CCTV Mini Wifi

Kamera Pengintai Mini Wifi (Pantau Lewat HP)

Tanpa kabel, baterai awet, instalasi mudah & tersembunyi.

Ambil Voucher Diskon →

Prompt Bedah Kekuatan & Kelemahan:

“Saya mahasiswa yang merancang bisnis [Jenis Bisnis, misal: Laundry Sepatu Online] di kota [Nama Kota].
Bertindaklah sebagai Konsultan Operasional Bisnis. Analisis model bisnis saya dan identifikasi:
1. Strengths (Kekuatan): Apa keunggulan teknis yang bisa saya tawarkan dibanding pemain lama (misal: teknologi, kecepatan, biaya)?
2. Weaknesses (Kelemahan): Apa keterbatasan operasional yang wajar dialami bisnis rintisan skala mahasiswa (misal: keterbatasan modal kerja, kurangnya SOP)?
Berikan analisis yang jujur dan menyakitkan, jangan memuji.”

Langkah 2: Integrasi PESTEL (Aspek Pasar & Pemasaran)

SWOT tanpa PESTEL (Political, Economic, Social, Technological, Environmental, Legal) adalah buta. Kita harus melihat keluar.

Ini mirip dengan teknik mencari gap penelitian, tapi konteksnya adalah gap pasar.

Prompt Pindai Lingkungan Bisnis:

“Sekarang analisis faktor eksternal menggunakan metode PESTEL untuk bisnis [Jenis Bisnis] di Indonesia tahun 2024-2025. Hubungkan hasil PESTEL ini ke dalam SWOT:
1. Opportunities (Peluang): Tren sosial atau teknologi apa yang bisa saya manfaatkan (misal: Cashless society, Green economy)?
2. Threats (Ancaman): Regulasi apa atau kondisi ekonomi makro apa (inflasi/daya beli) yang bisa mematikan bisnis ini?
Sajikan data tren terkini.”
⚠️
Penting! Hasil output AI untuk faktor “Threats” (Ancaman) seperti Inflasi atau Kenaikan Bahan Baku harus Anda masukkan ke dalam perhitungan Aspek Keuangan. Naikkan asumsi HPP (Harga Pokok Penjualan) di Excel Anda jika AI mendeteksi ancaman kenaikan harga bahan baku. Ini baru namanya SKB yang terintegrasi!

Langkah 3: Matriks TOWS (Dari Analisis Jadi Strategi)

Ini bagian yang paling sering salah. SWOT itu cuma daftar. Strateginya ada di Matriks TOWS (Threats, Opportunities, Weaknesses, Strengths). Dosen ingin melihat bagaimana Anda “memainkan catur” bisnis.

Prompt Perumusan Strategi TOWS:

“Berdasarkan poin SWOT di atas, buatkan Matriks Strategi TOWS yang konkret:
1. Strategi SO (Agresif): Cara pakai Kekuatan untuk tangkap Peluang.
2. Strategi WO (Perbaikan): Cara atasi Kelemahan agar tidak kehilangan Peluang.
3. Strategi ST (Diversifikasi): Cara pakai Kekuatan untuk tangkis Ancaman.
4. Strategi WT (Bertahan): Cara meminimalkan Kelemahan dan menghindari Ancaman.
Berikan contoh program kerja nyata untuk setiap strategi.”
Untuk analisis strategi bisnis yang mendalam dan logis, saya menyarankan menggunakan Claude AI. Kemampuan penalarannya (reasoning) lebih kuat untuk membedah skenario bisnis yang kompleks dibanding AI standar.
Cek Akun Claude AI (Analisis Bisnis Lebih Tajam)

Langkah 4: Validasi Kuantitatif (Aspek Keuangan)

Analisis kualitatif sudah, sekarang validasi angkanya. Anda perlu data pasar riil. Gunakan panduan prompt chatgpt buat kuesioner skala likert otomatis untuk membuat survei *Willingness to Pay* (Kesediaan Membayar).

Prompt Estimasi Omzet (Market Sizing):

“Saya menargetkan pasar mahasiswa di kampus dengan populasi 10.000 orang. Jika diasumsikan saya mengambil ‘Serviceable Obtainable Market’ (SOM) sebesar 1% saja di tahun pertama, dan harga produk Rp 20.000.
Bantu saya membuat simulasi pendapatan bulanan konservatif, moderat, dan optimis. Kaitkan dengan analisis ‘Weakness’ (kapasitas produksi) yang tadi kita bahas.”

Langkah 5: Uji Kelayakan Akhir (Go / No Go Decision)

Terakhir, minta AI menjadi “Devil’s Advocate” untuk memutuskan apakah bisnis ini layak jalan atau cuma buang-buang duit orang tua.

Prompt Kesimpulan Kelayakan:

“Bertindaklah sebagai Investor Angel yang sangat pelit. Review keseluruhan analisis SWOT dan strategi saya.
Apakah bisnis ini LAYAK (Feasible) untuk dijalankan oleh mahasiswa dengan modal terbatas? Berikan alasan ‘Yes’ atau ‘No’ berdasarkan rasio risiko dan potensi keuntungan. Tunjukkan di mana letak risiko kegagalan terbesarnya.”
Butuh alat bantu riset pasar yang canggih tapi kantong mahasiswa? Akun sharing GPT-4 bisa jadi solusi hemat untuk akses fitur analisis data yang powerfull.
Akun Slider AI + Chat GPT (Hemat Banget Rp 19rb)

FAQ: Pertanyaan Sering Diajukan Mahasiswa SKB

1. Apakah analisis SWOT dari AI bisa langsung dicopy ke makalah?

Jawab: Tidak boleh mentah-mentah. AI memberikan kerangka logika. Anda wajib mengisi “dagingnya” dengan data lokal. Misalnya, AI bilang “Ancaman: Kompetitor Lokal”, tugas Anda adalah menyebutkan nama kompetitornya (misal: Seblak Mang Ujang) dan berapa harga mereka. Itu baru SKB yang valid.

2. Bagaimana jika hasil analisis AI bilang bisnis saya tidak layak?

Jawab: Itu justru bagus! Tujuan mata kuliah SKB adalah menguji kelayakan. Jika hasilnya “Tidak Layak”, berarti Anda menyelamatkan uang modal dari kerugian. Dalam tugas kuliah, kesimpulan “Tidak Layak” tetap bisa dapat nilai A asalkan analisis datanya akurat dan alasannya logis.

3. Bisakah AI menghitung BEP (Break Even Point) dan ROI?

Jawab: Bisa, asalkan Anda memberi input angka yang lengkap (Biaya Tetap, Biaya Variabel, Harga Jual). Gunakan fitur Advanced Data Analysis di GPT-4. Namun, saya sarankan tetap hitung manual di Excel dan gunakan AI hanya untuk memverifikasi rumusnya.

4. Apakah PESTEL wajib dimasukkan dalam SWOT?

Jawab: Sangat disarankan. PESTEL membantu Anda mengisi kolom “Opportunities” dan “Threats” dengan lebih kaya. Tanpa PESTEL, biasanya analisis eksternal mahasiswa hanya berkutat di “Pesaing”, padahal faktor regulasi dan teknologi juga sangat berpengaruh.

Kesimpulan

Rekan-rekan mahasiswa, menggunakan Prompt Analisis SWOT Studi Kelayakan Bisnis Mahasiswa secara cerdas akan mengubah tugas SKB Anda dari sekadar tumpukan kertas menjadi blueprint bisnis yang nyata. Ingat, dosen bisa membedakan mana SWOT hasil copy-paste google yang umum, dan mana SWOT hasil analisis mendalam yang dibantu AI.

Gunakan teknologi untuk menajamkan pisau analisis Anda, bukan untuk menumpulkan otak Anda. Siapa tahu, proposal SKB yang Anda buat hari ini adalah cikal bakal unicorn Indonesia berikutnya.

Selamat menganalisis, pastikan hitungannya balance, dan semoga proposal bisnis Anda didanai investor (atau minimal dapat A dari dosen)!

Share this content:

Visited 5 times, 1 visit(s) today

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *