7 Fakta Jadwal Resmi Pendaftaran PPG Prajabatan (Calon Guru) 2026 & Trik Lolos
Last Updated on 23 December 2025 by Suryo Hadi Kusumo

Jadwal resmi pendaftaran PPG Calon Guru (sebelumnya dikenal sebagai PPG Prajabatan) untuk Tahun Akademik 2025/2026 sebenarnya baru saja usai dilaksanakan pada rentang Oktober hingga November 2025 lalu.
Bagi Sobat Edu yang sedang membaca artikel ini di awal tahun 2026, artinya Anda akan memasuki fase “masa tunggu” untuk gelombang berikutnya. Berdasarkan siklus terbaru dari Kemendikdasmen, perkuliahan bagi mereka yang lolos seleksi akhir tahun kemarin akan dimulai pada Februari 2026. Namun, jangan berkecil hati! Justru ini adalah “waktu emas” bagi Anda untuk mencuri start persiapan seleksi gelombang selanjutnya yang diprediksi akan dibuka kembali pada pertengahan atau akhir tahun 2026.
Saya sangat memahami rasa “nyesek” yang mungkin Sobat Edu rasakan jika baru mengetahui informasi ini sekarang. Rasanya seperti tertinggal kereta tepat saat pintu tertutup. Di lapangan, saya sering menemui alumni kependidikan yang frustrasi karena merasa kurang update. “Pak, saya kira bukanya awal tahun seperti dulu, ternyata kemarin Oktober sudah tutup,” keluh salah satu mahasiswa bimbingan saya. Padahal, dalam seleksi ASN maupun PPG, informasi adalah senjata utama. Melalui tulisan ini, saya tidak akan sekadar memberi harapan palsu. Saya akan membedah siklus baru ini agar Anda bisa menyusun strategi “balas dendam” yang manis untuk seleksi berikutnya.
Membedah Siklus Baru: Transisi dari Prajabatan ke “Calon Guru”
Ada perubahan tren yang cukup signifikan yang perlu kita cermati bersama. Jika dulu kita terbiasa dengan pola Gelombang 1 di awal tahun dan Gelombang 2 di tengah tahun, siklus terbaru menunjukkan bahwa Kemendikdasmen mulai menggeser jadwal resmi pendaftaran PPG Calon Guru mendekati akhir tahun untuk perkuliahan di awal tahun berikutnya.
Sebagai contoh nyata, pendaftaran untuk kuliah Februari 2026 ternyata sudah ditarik mundur ke 14 Oktober – 6 November 2025. Mengapa ini penting? Karena banyak pelamar yang masih menggunakan “kalender lama” di kepala mereka. Mereka santai-santai di bulan Oktober, mengira pendaftaran masih jauh, padahal itulah masa krusialnya.
Saya menyarankan Anda untuk mengubah mindset. Jangan menunggu pengumuman resmi keluar di berita. Mulailah memantau “kode-kode” dari Dirjen GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) mulai pertengahan tahun 2026. Biasanya, pembukaan pendaftaran akan didasarkan pada data proyeksi kekosongan guru di tahun 2027. Jadi, kuncinya adalah proaktif, bukan reaktif.
⚠️ Penting! Istilah “PPG Prajabatan” kini secara bertahap mulai digantikan dengan nomenklatur “PPG Calon Guru”. Pastikan saat mencari informasi di Google atau media sosial, Anda menggunakan kedua kata kunci ini agar tidak kehilangan informasi valid. Pantau terus laman resmi
ppg.kemendikdasmen.go.id.
Dokumen “Maut” yang Sering Menjegal Pelamar (Belajar dari Kasus 2025)
Sambil menunggu jadwal resmi pendaftaran PPG Calon Guru gelombang berikutnya di tahun 2026, mari kita bicara soal administrasi. Banyak yang mengira seleksi administrasi itu hanya formalitas. Big No! Ini adalah tahap pembantaian pertama. Sistem verifikasi di SIMPKB (Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) itu sangat kaku dan tanpa ampun.
Pengalaman saya mendampingi rekan-rekan pendaftar tahun lalu menemukan satu fakta konyol tapi fatal: Linieritas Jurusan. Banyak pelamar yang ijazah S1-nya tidak linier dengan bidang studi yang dipilih, tapi nekat mendaftar. Akibatnya? Langsung tertolak sistem (TMS – Tidak Memenuhi Syarat).
Contoh kasus nyata: Ada lulusan S1 Sastra Inggris mendaftar ke Pendidikan Guru SD (PGSD). Padahal, di tahun tersebut, aturan linieritas Sastra Inggris hanya boleh ke PPG Bahasa Inggris. Dia sudah capek-capek mengurus SKCK, tapi gagal di klik pertama. Sebelum jadwal rilis, tugas Anda sekarang adalah mengunduh Surat Edaran Linieritas terbaru. Cek prodi S1 Anda bisa masuk ke bidang studi apa saja. Jangan sampai salah kamar.
Langkah Teknis: Amankan Akun SIMPKB Anda Sekarang
Banyak calon peserta baru sibuk membuat akun saat pendaftaran sudah dibuka. Ini strategi bunuh diri. Server pemerintah sering kali down atau sangat lambat saat trafik membludak di hari-hari pendaftaran.
Berikut langkah taktis yang wajib Sobat Edu lakukan sekarang juga:
- Pastikan NIK Valid di Dukcapil Sering terjadi NIK tidak ditemukan saat registrasi akun SIMPKB. Segera cek ke Dukcapil atau cek online status KTP Anda. Jika ada masalah, urus sekarang. Jangan menunggu jadwal resmi pendaftaran PPG Calon Guru dibuka.
- Cek Status PDDikti Bagi fresh graduate, pastikan status Anda di PDDikti sudah berubah dari “Mahasiswa Aktif” menjadi “Lulus”. Jika ijazah sudah di tangan tapi di PDDikti masih “Aktif”, sistem PPG akan menolak pendaftaran Anda. Hubungi operator kampus segera jika ini terjadi.
- Siapkan Pasfoto Formal Terbaru Terdengar sepele, tapi banyak yang gagal upload karena ukuran file terlalu besar atau background tidak sesuai ketentuan (biasanya merah/biru). Siapkan file digital yang rapi mulai dari sekarang.
Biaya Pendidikan: Masihkah Gratis di 2026?
Isu biaya selalu menjadi topik sensitif setiap kali membahas jadwal resmi pendaftaran PPG Calon Guru. Berdasarkan pelaksanaan angkatan 2025/2026 yang baru lewat, pemerintah masih konsisten memberikan beasiswa biaya pendidikan (SPP) penuh selama 2 semester sebesar Rp17.000.000 per mahasiswa. Uang ini langsung disetor ke LPTK, jadi Anda tidak memegang uang tunai tersebut.
Namun, Anda harus realistis. “Gratis biaya pendidikan” bukan berarti “gratis hidup”. Biaya pendaftaran seleksi (sekitar Rp200.000 untuk tes substantif), biaya hidup, biaya kos, dan biaya tugas selama PPG adalah tanggungan pribadi. Saya selalu menyarankan mahasiswa saya untuk menabung minimal dana hidup untuk 3 bulan pertama sebelum terjun ke PPG. Jangan sampai fokus belajar terpecah karena memikirkan uang makan besok.
📢 Rekomendasi Alat Pendukung:
Sambil menunggu seleksi dibuka, asah skill mengajar digital Anda karena ini akan sangat berguna saat tes wawancara dan praktik mengajar (PPL).
- Quizizz Premium – Platform wajib bagi guru modern untuk membuat kuis interaktif. Menguasai alat ini akan menjadi nilai tambah besar saat Anda simulasi mengajar nanti.Lihat paket hematnya di sini
- Turnitin (Cek Plagiasi) – Saat mendaftar nanti, Anda wajib menulis esai pengalaman diri. Pastikan esai Anda 100% orisinal dan bebas plagiasi agar lolos seleksi.Cek orisinalitas tulisan Anda di sini
Ubah Penyesalan Menjadi Persiapan Matang
Tertinggal informasi pendaftaran tahun lalu memang menyakitkan. Tapi, terus-menerus meratapi nasib tidak akan mengubah status Anda. Jadikan ini pelajaran berharga. Jadwal resmi pendaftaran PPG Calon Guru tahun 2026 pasti akan datang, entah di pertengahan atau akhir tahun. Pertanyaannya, saat kesempatan itu datang lagi, apakah Anda sudah siap tempur atau masih sibuk bertanya-tanya?
Gunakan waktu kosong ini untuk belajar soal-soal Tes Substantif (Literasi, Numerasi, dan Penguasaan Konten). Pelajari studi kasus keguruan untuk wawancara. Cicil dokumen yang tidak ada kedaluwarsanya (seperti legalisir ijazah). Jadilah calon guru yang siap, bukan calon guru yang kaget.
Pertanyaan Umum (FAQ)
1. Kapan prediksi pendaftaran PPG Calon Guru 2026 dibuka? Melihat pola terakhir, kemungkinan besar pendaftaran gelombang baru akan dibuka pada pertengahan 2026 (Juli-Agustus) atau kembali di akhir tahun (Oktober). Pantau terus media sosial resmi Ditjen GTK.
2. Apakah saya bisa mendaftar jika belum punya pengalaman mengajar? Bisa! PPG Calon Guru (Prajabatan) memang didesain untuk lulusan baru (fresh graduate) S1/D4, baik dari jurusan kependidikan maupun non-kependidikan yang belum terdaftar sebagai guru/Kepala Sekolah di Dapodik.
3. Apa bedanya PPG Calon Guru dengan PPG Guru Tertentu (Daljab)? Sangat beda. PPG Calon Guru untuk lulusan yang belum mengajar atau belum masuk Dapodik. Sedangkan PPG Guru Tertentu (Dulu Daljab) khusus untuk guru yang sudah punya jam terbang mengajar dan terdata aktif di Dapodik sekolah.
Share this content:








