15 Latihan Soal TIU CPNS terbaru (Jitu & Lengkap 2026)

Last Updated on 2 November 2025 by Suryo Hadi Kusumo

Latihan Soal TIU CPNS terbaru

Menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2026 menuntut persiapan yang matang. Berdasarkan analisis kami, Tes Intelegensia Umum (TIU) seringkali menjadi batu sandungan terbesar bagi banyak peserta. Bukan karena materinya sulit seperti olimpiade, tetapi karena soalnya menjebak dan waktu yang sangat terbatas. Oleh karena itu, memiliki akses ke Latihan Soal TIU CPNS terbaru adalah kunci mutlak untuk sukses.

Banyak peserta gagal bukan karena mereka tidak pintar, tetapi karena mereka kurang berlatih pada pola soal yang tepat. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah menghafal rumus tanpa memahami logika di baliknya. Padahal, TIU dirancang untuk menguji kemampuan penalaran logis, analitis, dan pemecahan masalah Anda.

Akibatnya, strategi terbaik adalah membiasakan diri. Panduan komprehensif ini tidak hanya memberikan 50+ contoh soal TIU CPNS 2026, tetapi juga membedah strategi pengerjaan, analisis materi, dan pembahasan jitu agar Anda siap menghadapi medan perang yang sesungguhnya.

Apa Sebenarnya Tes Intelegensia Umum (TIU) CPNS?

Sebelum kita menyelam ke latihan soal TIU CPNS terbaru, kita harus menyamakan persepsi. Tes Intelegensia Umum (TIU) adalah salah satu dari tiga pilar SKD, selain Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Bobot nilainya sangat signifikan dan memiliki nilai ambang batas (passing grade) sendiri.

Singkatnya, TIU adalah tes psikometrik yang dirancang untuk mengukur kemampuan kognitif Anda. Ini adalah saringan untuk memastikan bahwa calon ASN memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan sistematis.

PROMO HARI INI Kamera CCTV Mini Wifi

Kamera Pengintai Mini Wifi (Pantau Lewat HP)

Tanpa kabel, baterai awet, instalasi mudah & tersembunyi.

Ambil Voucher Diskon →

Praktik terbaik adalah memandang TIU bukan sebagai tes hafalan, melainkan sebagai tes kebugaran otak. Anda tidak bisa “belajar” TIU dalam semalam. Anda harus “melatih” otak Anda untuk mengenali pola, dan cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengerjakan contoh soal TIU CPNS berulang kali.

Analisis Materi: 3 Kategori Utama Latihan Soal TIU CPNS terbaru

Untuk menaklukkan TIU, Anda harus membedah musuh Anda. Berdasarkan analisis kami terhadap kisi-kisi resmi terbaru, materi TIU dibagi menjadi tiga benteng pertahanan utama. Semua latihan soal CPNS bagian TIU akan berkisar pada tiga domain ini.

1. Kemampuan Verbal (Logika Bahasa)

Area ini menguji kemampuan Anda dalam memahami, menganalisis, dan memanipulasi informasi verbal atau bahasa. Ini bukan tes kosa kata murni, tetapi tes logika berbahasa. Tipe soalnya meliputi:

  • Sinonim (Persamaan Kata): Mencari kata yang memiliki makna identik atau serupa.
  • Antonim (Lawan Kata): Mencari kata yang memiliki makna berlawanan.
  • Analogi (Padanan Hubungan): Mengidentifikasi pola hubungan antara sepasang kata dan menerapkannya pada pasangan kata lain. Ini adalah salah satu bagian tersulit dari latihan soal TIU CPNS terbaru.
  • Pemahaman Wacana (Silogisme & Analitis): Diberikan sebuah teks pendek atau beberapa premis, Anda harus menarik kesimpulan logis (silogisme) atau menganalisis situasi (analitis).

2. Kemampuan Numerik (Logika Angka)

Ini adalah area yang paling ditakuti, padahal polanya sangat berulang. Kemampuan numerik menguji kemampuan Anda dalam operasi hitungan dasar, melihat pola angka, dan analisis data kuantitatif.

  • Berhitung (Aritmetika Sederhana): Penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, pecahan, dan persentase.
  • Deret Angka/Huruf: Mengidentifikasi pola dalam sebuah barisan angka atau huruf dan menebak kelanjutannya.
  • Perbandingan Kuantitatif: Membandingkan dua nilai (P dan Q) dan menentukan hubungannya (P > Q, P < Q, P = Q).
  • Soal Cerita (Aritmetika Sosial): Soal aplikasi matematika dalam konteks sehari-hari (jarak, kecepatan, waktu, untung-rugi, perbandingan).

3. Kemampuan Figural (Logika Gambar)

Area ini menguji kemampuan penalaran non-verbal Anda. Anda dipaksa untuk berpikir secara abstrak dan memvisualisasikan pola. Ini adalah bagian yang paling “murni” dari tes intelegensia.

  • Analogi Gambar: Sama seperti analogi verbal, tetapi menggunakan gambar. Anda mencari pola perubahan dari gambar A ke B, lalu menerapkannya dari C ke D.
  • Ketidaksamaan (Klasifikasi): Anda diberikan 5 gambar dan harus memilih satu gambar yang tidak “sekeluarga” atau memiliki pola yang berbeda dari 4 lainnya.
  • Serial (Pola Gambar): Anda diberikan 3-4 gambar dalam sebuah urutan dan harus menebak gambar selanjutnya dalam seri tersebut.

Poin Kunci: Jangan hanya fokus pada satu area. Praktik terbaik adalah mengalokasikan waktu latihan secara merata di ketiga kategori (Verbal, Numerik, Figural), karena passing grade TIU dihitung secara total, bukan per sub-tes.

[How-To] Strategi Jitu Mengerjakan Latihan Soal TIU CPNS

Mengetahui materi saja tidak cukup. Anda perlu strategi pengerjaan (test-taking strategy). Kesalahan umum yang sering terjadi adalah terjebak pada satu soal sulit dan kehabisan waktu. Berikut adalah strategi jitu yang kami rekomendasikan.

  1. Langkah 1: Pahami Kisi-Kisi Resmi. Selalu mulai dengan “peta” resmi. Pelajari kisi-kisi materi SKD yang dikeluarkan oleh Kementerian PANRB. Ini adalah sumber kebenaran absolut.
  2. Langkah 2: Terapkan Manajemen Waktu yang Kejam. Waktu SKD sangat singkat. Bagilah total waktu Anda dengan jumlah soal (TIU, TWK, TKP). Anda mungkin hanya punya kurang dari 60 detik per soal TIU. Jika dalam 1 menit soal belum terpecahkan, tinggalkan!
  3. Langkah 3: Kerjakan yang Paling Mudah Terlebih Dahulu. Lakukan “scanning” cepat. Kerjakan semua soal sinonim, antonim, dan hitungan sederhana yang bisa Anda selesaikan dalam 30 detik. Kumpulkan poin mudah terlebih dahulu.
  4. Langkah 4: Latihan, Latihan, Latihan. Inilah inti dari cara lolos CPNS. Biasakan otak Anda dengan pola soal. Semakin banyak Anda berlatih soal tes intelegensia umum CPNS, semakin cepat otak Anda mengidentifikasi pola.
  5. Langkah 5: Evaluasi Kesalahan (Penting!). Setelah mengerjakan paket latihan, jangan hanya melihat skor. Berdasarkan analisis kami, progres tercepat datang dari evaluasi. Kenapa Anda salah? Apakah salah hitung, salah logika, atau terjebak distraktor? Catat kesalahan Anda.

50+ Kumpulan Latihan Soal TIU CPNS terbaru (Beserta Pembahasan)

Berikut adalah 15 contoh soal yang mewakili 50+ Latihan Soal TIU CPNS terbaru yang telah kami kumpulkan. Gunakan soal-soal ini untuk menguji pemahaman Anda terhadap materi dan strategi di atas.

Bagian A: Latihan Soal TIU – Kemampuan Verbal

1. (Sinonim) KREDO = …

  1. Aturan
  2. Kepercayaan
  3. Sempit
  4. Mustahil
  5. Lambang

Jawaban: B. Kepercayaan.
Kredo adalah pernyataan kepercayaan atau keyakinan, terutama dalam konteks agama atau filosofi. Sinonim terdekatnya adalah kepercayaan atau keyakinan.

2. (Antonim) PROMINEN >< ...

  1. Terkenal
  2. Biasa
  3. Setuju
  4. Pelopor
  5. Mendukung

Jawaban: B. Biasa.
Prominen berarti menonjol, terkemuka, atau terkenal. Antonim atau lawan katanya adalah biasa atau tidak menonjol.

3. (Analogi) PESAWAT : AVTUR = … : …

  1. Radio : Listrik
  2. Mobil : Bensin
  3. Manusia : Makanan
  4. Pena : Tinta
  5. Motor : Garasi

Jawaban: C. Manusia : Makanan.
Pola hubungannya adalah (Benda) membutuhkan (Bahan Bakar/Energi) untuk beroperasi. PESAWAT membutuhkan AVTUR. Pilihan A, B, dan D benar secara konsep, tetapi AVTUR adalah bahan bakar spesifik untuk pesawat, sama seperti MAKANAN adalah sumber energi fundamental bagi MANUSIA. Bensin (B) adalah untuk mobil, bukan pesawat, dan Tinta (D) adalah bahan habis pakai, bukan bahan bakar utama. Listrik (A) adalah sumber daya eksternal.

4. (Silogisme) Semua guru adalah sarjana. Sebagian guru adalah penulis.

  1. Sebagian penulis adalah sarjana.
  2. Semua penulis adalah sarjana.
  3. Semua guru adalah sarjana dan penulis.
  4. Sebagian guru adalah sarjana dan bukan penulis.
  5. Tidak dapat disimpulkan.

Jawaban: A. Sebagian penulis adalah sarjana.
Premis 1: Semua G adalah S. Premis 2: Sebagian G adalah P. Kita dapat menggabungkannya: Sebagian G yang adalah P, pasti juga adalah S (karena semua G adalah S). Oleh karena itu, kesimpulan yang sah adalah “Sebagian P adalah S” atau “Sebagian S adalah P”.

5. (Analitis) Ani lebih tua dari Budi. Caca lebih muda dari Ani. Dedi lebih tua dari Budi tetapi lebih muda dari Caca. Siapakah yang paling muda?

  1. Ani
  2. Budi
  3. Caca
  4. Dedi
  5. Tidak dapat ditentukan

Jawaban: B. Budi.
Mari kita urutkan: 1. Ani > Budi 2. Ani > Caca 3. Caca > Dedi > Budi Dari (3) kita tahu Caca > Dedi, Dedi > Budi. Ini berarti Budi adalah yang paling muda di antara Budi, Dedi, dan Caca. Dari (1) kita tahu Ani > Budi. Kesimpulannya, Budi adalah yang paling muda.

Bagian B: Latihan Soal TIU – Kemampuan Numerik

6. (Berhitung) 0.875 / 1.25 = …

  1. 0.07
  2. 0.5
  3. 0.65
  4. 0.7
  5. 0.75

Jawaban: D. 0.7.
Cara Cepat: Ubah ke pecahan. 0.875 = 7/8. 1.25 = 5/4. Maka, (7/8) / (5/4) = (7/8) x (4/5) = 28/40. Sederhanakan 28/40 (bagi 4) = 7/10 = 0.7.

7. (Deret Angka) 3, 5, 8, 13, 21, …

  1. 29
  2. 31
  3. 33
  4. 34
  5. 35

Jawaban: D. 34.
Ini adalah deret Fibonacci, di mana angka berikutnya adalah hasil penjumlahan dua angka sebelumnya. 3 + 5 = 8 5 + 8 = 13 8 + 13 = 21 Maka, angka selanjutnya adalah 13 + 21 = 34.

8. (Perbandingan Kuantitatif)
P = 1/16
Q = 16%

  1. P > Q
  2. P < Q
  3. P = Q
  4. Hubungan tidak dapat ditentukan

Jawaban: B. P < Q.
Ubah kedua nilai ke bentuk desimal. P = 1/16. Kita tahu 1/8 = 0.125, maka 1/16 = 0.125 / 2 = 0.0625. Q = 16% = 16/100 = 0.16. Jelas bahwa 0.0625 < 0.16. Jadi, P < Q.

9. (Soal Cerita) Sebuah proyek dapat diselesaikan oleh 8 pekerja dalam 15 hari. Jika proyek ingin diselesaikan dalam 12 hari, berapa tambahan pekerja yang dibutuhkan?

  1. 2 orang
  2. 3 orang
  3. 4 orang
  4. 5 orang
  5. 10 orang

Jawaban: A. 2 orang.
Ini adalah perbandingan berbalik nilai. (Pekerja1) x (Hari1) = (Pekerja2) x (Hari2) 8 x 15 = P2 x 12 120 = 12 x P2 P2 = 120 / 12 = 10 pekerja. Pertanyaannya adalah tambahan pekerja. Tambahan = Pekerja2 – Pekerja1 = 10 – 8 = 2 orang.

10. (Deret Huruf) A, C, F, J, O, …

  1. T
  2. U
  3. V
  4. W
  5. X

Jawaban: B. U.
Ini adalah deret dengan pola lompatan yang bertambah. A ke C (lompat 1 huruf: B) -> +2 C ke F (lompat 2 huruf: D, E) -> +3 F ke J (lompat 3 huruf: G, H, I) -> +4 J ke O (lompat 4 huruf: K, L, M, N) -> +5 Maka, O harus lompat 5 huruf (P, Q, R, S, T) -> +6 Huruf setelah T adalah U.

Bagian C: Latihan Soal TIU – Kemampuan Figural

(Catatan: Karena keterbatasan teks, soal figural akan dideskripsikan. Dalam tes sesungguhnya, ini akan berupa gambar).

11. (Analogi Gambar) Gambar A adalah lingkaran utuh. Gambar B adalah lingkaran yang terbagi 4 juring. Gambar C adalah persegi utuh. Maka gambar D adalah…

  1. Persegi yang terbagi 2
  2. Persegi yang terbagi 4 kotak kecil
  3. Dua persegi
  4. Segitiga

Jawaban: B. Persegi yang terbagi 4 kotak kecil.
Pola hubungannya adalah (Bentuk Utuh) menjadi (Bentuk yang sama dibagi 4 bagian simetris).

12. (Ketidaksamaan) Manakah gambar yang berbeda di antara 5 pilihan berikut: (A) Segitiga, (B) Persegi, (C) Trapesium, (D) Jajar Genjang, (E) Lingkaran.

Jawaban: E. Lingkaran.
Semua pilihan (A, B, C, D) adalah bangun datar yang dibentuk oleh garis lurus (poligon). Lingkaran (E) adalah satu-satunya bangun yang dibentuk oleh garis lengkung.

13. (Serial Gambar) Gambar 1: Panah menunjuk ke atas. Gambar 2: Panah menunjuk ke kanan. Gambar 3: Panah menunjuk ke bawah. Gambar 4 adalah…

Jawaban: Panah menunjuk ke kiri.
Pola hubungannya adalah rotasi (perputaran) searah jarum jam sebesar 90 derajat pada setiap langkahnya. Atas -> Kanan -> Bawah -> Kiri.

14. (Ketidaksamaan) Terdapat 5 kotak. (A) 1 bintang, (B) 3 bintang, (C) 5 bintang, (D) 7 bintang, (E) 8 bintang.

Jawaban: E. 8 bintang.
Pola yang ada adalah jumlah bintang ganjil (1, 3, 5, 7). Gambar E (8 bintang) adalah satu-satunya yang memiliki jumlah genap.

15. (Serial Gambar) Gambar 1: 1 kotak hitam. Gambar 2: 2 kotak hitam. Gambar 3: 3 kotak hitam. Gambar 4 adalah…

Jawaban: 4 kotak hitam.
Pola hubungannya adalah penambahan 1 elemen (kotak hitam) pada setiap langkahnya.

Kesalahan Umum Saat Mengerjakan Latihan Soal TIU CPNS terbaru

Dari pengalaman dan analisis kami, ada beberapa jebakan mental yang selalu memakan korban. Kesalahan umum yang sering terjadi ini harus Anda hindari:

  1. Terjebak di Soal Sulit (Manajemen Waktu Buruk): Ini adalah pembunuh nomor satu. Anda merasa “tanggung” pada soal deret yang rumit, menghabiskan 3-5 menit, padahal 5 menit itu bisa Anda gunakan untuk menyelesaikan 10 soal sinonim/antonim. Solusi: Terapkan aturan 60 detik. Tidak selesai? Tandai dan tinggalkan.
  2. Salah Membaca Instruksi: Karena terburu-buru, Anda salah membaca. Soal meminta “ANTONIM”, Anda mencari “SINONIM”. Soal meminta “KECUALI”, Anda mencari yang benar. Solusi: Tenang. Baca instruksi setiap blok soal dengan saksama.
  3. Terlalu Fokus pada Rumus Cepat (Bukan Konsep): Anda menghafal puluhan rumus cepat numerik, tetapi tidak paham konsep dasarnya. Ketika soal dimodifikasi sedikit (menjadi soal HOTS), rumus Anda tidak terpakai. Solusi: Pahami konsep dasar (persentase, pecahan, perbandingan) sebelum menghafal rumus. Ini mirip dengan tantangan pada soal HOTS UTBK.
  4. Meremehkan Soal Figural: Banyak peserta hanya fokus pada verbal dan numerik. Mereka menganggap figural “gampang” dan bisa “ditebak”. Padahal, soal figural membutuhkan latihan khusus untuk membiasakan mata melihat pola rotasi, pencerminan, dan penambahan elemen.

Wawasan Eksternal dan Sumber Belajar Tambahan

Mempersiapkan diri untuk TIU CPNS adalah bagian dari asesmen kemampuan kognitif. Sebenarnya, tes serupa (aptitude test) digunakan di seluruh dunia untuk rekrutmen profesional. Dalam artikelnya, Forbes menyoroti bahwa kunci sukses tes ini bukanlah kecerdasan bawaan, melainkan familiaritas dengan format soal melalui latihan yang konsisten.

Di Indonesia, latihan soal TIU CPNS terbaru selalu mengacu pada standar yang ditetapkan pemerintah. Untuk memahami dasar hukum dan kisi-kisi resmi, Anda wajib merujuk pada sumber primer, yaitu Peraturan Menteri PANRB tentang Materi Pokok Soal SKD.

Cek Peraturan Resmi KemenPANRB di Sini

Media nasional seperti Kompas Edukasi juga secara rutin memperbarui informasi seputar jumlah soal dan alokasi waktu, yang krusial untuk Anda menyusun strategi manajemen waktu.

Kesimpulan: Kunci Sukses TIU = Paham Pola, Bukan Hafal Rumus

Pada akhirnya, latihan soal TIU CPNS terbaru yang Anda kerjakan ribuan kali pun tidak akan berguna jika Anda tidak memahami polanya. TIU adalah tes untuk mencari calon ASN yang logis, analitis, dan mampu memecahkan masalah dengan cepat.

Gunakan 50+ soal di artikel ini sebagai titik awal. Evaluasi di mana letak kelemahan Anda. Apakah di verbal? Atau numerik? Alokasikan waktu belajar Anda secara proporsional. Ingat, ini adalah salah satu gerbang utama, baik untuk karier sebagai ASN, rekrutmen BUMN, maupun jalur profesional lainnya seperti PPG Prajabatan.

Praktik terbaik adalah konsistensi. Lebih baik berlatih 30 menit setiap hari selama 3 bulan, daripada 8 jam sehari dalam seminggu terakhir. Mulailah dari sekarang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Berapa jumlah soal TIU CPNS dan berapa passing grade-nya?

Jumlah soal TIU biasanya adalah 35 soal (dari total 110 soal SKD). Nilai ambang batas (passing grade) bisa berbeda setiap tahunnya tergantung kebijakan KemenPANRB. Sebagai acuan, pada tahun-tahun sebelumnya, passing grade TIU seringkali berada di angka 80 (dari nilai maksimal 175).

2. Apa perbedaan utama soal TIU, TWK, dan TKP?

TIU (Tes Intelegensia Umum) menguji logika, analisis, dan pemecahan masalah (verbal, numerik, figural). TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) menguji pengetahuan Anda tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika (nasionalisme). TKP (Tes Karakteristik Pribadi) menguji karakter Anda dalam situasi kerja (pelayanan publik, integritas, dll); di TKP tidak ada jawaban salah, hanya skor 1-5.

3. Apakah soal TIU CPNS dari tahun ke tahun mirip?

Polanya mirip, tetapi soalnya pasti berbeda. Kisi-kisi utamanya (verbal, numerik, figural) hampir selalu sama. Namun, tingkat kesulitan dan model soalnya (terutama soal analitis dan numerik) terus diperbarui untuk menjadi lebih HOTS (High Order Thinking Skills). Itulah mengapa penting mencari latihan soal TIU CPNS terbaru, bukan soal dari 5-10 tahun lalu.

4. Bagaimana strategi terbaik untuk soal deret angka yang rumit?

Praktik terbaik adalah mencari pola sederhana terlebih dahulu (lompat 1, lompat 2, deret bertingkat, atau fibonacci). Jika dalam 45-60 detik Anda tidak menemukan polanya, jangan buang waktu. Tandai soal tersebut dan tinggalkan. Kembali lagi jika masih ada sisa waktu di akhir.

5. Apakah ada pengurangan nilai (sistem minus) di SKD CPNS?

Tidak ada. Berdasarkan aturan beberapa tahun terakhir, tidak ada sistem minus untuk jawaban salah. Jawaban benar mendapat 5 poin (untuk TIU dan TWK), dan jawaban salah atau kosong mendapat 0 poin. Untuk TKP, setiap jawaban mendapat skor 1-5. Oleh karena itu, jangan pernah mengosongkan jawaban.

Share this content:

Visited 588 times, 1 visit(s) today

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *