7 Bocoran Kegiatan Harian Perkuliahan PPG Wajib Tahu Agar Tidak Kaget

kegiatan harian perkuliahan ppg

Kegiatan harian perkuliahan PPG adalah rangkaian aktivitas akademik yang sangat padat dan terstruktur, menggabungkan pembelajaran mandiri melalui LMS (Asinkronus) dan tatap muka maya bersama dosen (Sinkronus). Memahaminya sejak awal adalah kunci sukses agar tidak keteteran di tengah jalan.

Banyak calon mahasiswa PPG yang membayangkan bahwa jadwal kuliah profesi ini mirip dengan kuliah S1 dulu: masuk kelas, dengar dosen ceramah, lalu pulang. Wah, kalau Anda masih berpikir begitu, siap-siap saja kena mental di hari pertama! Realita di lapangan sangatlah berbeda. Ritme kuliah PPG, baik Dalam Jabatan (Daljab) maupun Prajabatan, dirancang seperti simulasi “kerja keras” seorang guru profesional. Tidak ada istilah santai-santai, karena setiap detik sangat berharga untuk mengejar deadline tugas yang susul-menyusul.

Nah, agar Anda tidak kaget dan bisa mempersiapkan strategi manajemen waktu terbaik, di artikel ini saya akan membocorkan secara detail 7 rutinitas atau kegiatan harian perkuliahan PPG yang akan menjadi “makanan sehari-hari” Anda selama beberapa bulan ke depan. Anggap ini sebagai peta navigasi agar Anda bisa lulus dengan nilai memuaskan tanpa harus mengorbankan kesehatan mental. Sebelum menyelami detail jadwalnya, pastikan Anda juga sudah membaca gambaran besar tantangannya di pengalaman ikut PPG daring sebagai referensi tambahan.

1. “Morning Call” dengan LMS di Pagi Buta

Poin pertama dalam kegiatan harian perkuliahan PPG dimulai bahkan sebelum matahari terbit. Bagi mahasiswa PPG, LMS (Learning Management System) adalah “istri” atau “suami” kedua. Bangun tidur, hal pertama yang dicek bukan WhatsApp, tapi notifikasi LMS.

Biasanya, modul materi baru akan terbuka secara otomatis di sistem pada dini hari. Mahasiswa yang cerdas akan memanfaatkan waktu subuh ini untuk mengunduh modul, membaca sekilas (skimming), dan mencatat poin-poin penting. Tujuannya agar saat sesi diskusi siang nanti, Anda tidak bengong karena sudah punya bekal materi. Koneksi internet yang stabil di pagi hari juga menjadi alasan kenapa aktivitas ini wajib dilakukan sepagi mungkin.

2. Belajar Mandiri (Asinkronus): Bertarung dengan Modul

Setelah mengunduh materi, kegiatan harian perkuliahan PPG berlanjut ke fase belajar mandiri. Jangan bayangkan modulnya tipis seperti LKS sekolah. Modul PPG itu tebal, penuh teori pedagogik yang kadang bahasanya “langit” banget, dan studi kasus yang rumit.

PROMO HARI INI Kamera CCTV Mini Wifi

Kamera Pengintai Mini Wifi (Pantau Lewat HP)

Tanpa kabel, baterai awet, instalasi mudah & tersembunyi.

Ambil Voucher Diskon →

Di fase ini, Anda dituntut untuk memiliki kemampuan literasi tingkat tinggi. Anda harus membaca cepat, memahami inti masalah, dan mulai menyusun kerangka jawaban untuk Lembar Kerja (LK) yang biasanya sudah menanti di akhir modul. Tidak ada dosen yang menyuapi materi di sini, kemandirian adalah koentji!

3. Diskusi Ruang Kolaborasi: Ajang Adu Argumen

Menjelang siang, biasanya masuk ke sesi Ruang Kolaborasi di LMS. Ini adalah forum diskusi tertulis (seperti kolom komentar Facebook tapi versi akademis). Dosen akan melempar satu topik pemantik yang berkaitan dengan modul hari itu.

Tugas Anda adalah memberikan pendapat yang berbobot, didasari teori, dan relevan dengan pengalaman mengajar. Bukan sekadar komen “Setuju Pak” atau “Terima kasih infonya”. Keaktifan di forum diskusi ini dinilai oleh sistem dan dosen. Jadi, pastikan komentar Anda “daging” semua agar poin keaktifan aman.

4. Sesi Sinkronus (Vicon): Tatap Muka Maya yang Menguras Kuota

Ini adalah menu utama dalam kegiatan harian perkuliahan PPG. Siang hingga sore hari biasanya diisi dengan *Video Conference* (Vicon) via Zoom atau Google Meet. Dosen dan Guru Pamong akan hadir untuk mengonfirmasi pemahaman mahasiswa, membedah miskonsepsi, dan memberikan umpan balik.

Jangan harap bisa mematikan kamera (off-cam) dan ditinggal tidur. Dosen PPG sangat ketat soal etika. Anda wajib *on-cam*, berpakaian rapi (biasanya putih hitam berdasi), dan siap ditunjuk kapan saja untuk presentasi atau menjawab pertanyaan. Sesi ini bisa berlangsung 3-4 jam non-stop, jadi siapkan punggung yang kuat dan kuota internet yang jumbo.

5. Pengerjaan Tugas LK (Lembar Kerja): Menu Makan Malam

Selesai Vicon bukan berarti istirahat. Justru “pesta” yang sebenarnya baru dimulai. Sore hingga malam adalah waktu keramat untuk mengerjakan LK (Lembar Kerja). LK di PPG itu beranak pinak, mulai dari LK 1.1 (Identifikasi Masalah), LK 1.2 (Eksplorasi Penyebab), hingga LK Penentuan Solusi.

Isian LK ini tidak bisa dikerjakan asal-asalan (copas internet), karena dosen akan mengecek tingkat plagiasi (Turnitin) dan kedalaman analisis. Seringkali mahasiswa harus begadang sampai tengah malam demi mengejar tombol “Submit” sebelum berubah warna jadi merah (terlambat).

Penting! Selalu simpan cadangan (backup) file tugas LK Anda di Google Drive atau Hardisk eksternal. Jangan hanya mengandalkan penyimpanan di LMS, karena sistem bisa saja error atau file hilang saat maintenance.

6. Refleksi Diri: Menutup Hari dengan Evaluasi

Sebelum menutup mata, ada satu lagi kegiatan harian perkuliahan PPG yang wajib, yaitu mengisi Jurnal Refleksi. Anda diminta menuliskan apa yang sudah dipelajari hari ini, apa yang belum dipahami, dan apa rencana perbaikan untuk besok.

Meskipun terlihat sepele, refleksi ini melatih kita menjadi “Guru Reflektif” yang selalu mau belajar dari kesalahan. Jangan mengisi refleksi dengan kalimat template yang sama setiap hari, karena ini juga dinilai.

Rekomendasi Alat:

Agar tugas LK dan refleksi Anda cepat selesai dengan bahasa yang rapi, manfaatkan bantuan Claude AI untuk brainstorming ide kalimat (bukan copas jawaban). Dijamin produktivitas naik!

7. Persiapan Mental untuk Esok Hari

Siklus ini akan berulang terus setiap hari selama berbulan-bulan. Sabtu-Minggu pun kadang dipakai untuk merevisi tugas atau syuting video praktik. Jadi, kegiatan terakhir adalah menyiapkan mental dan fisik. Minum vitamin, istirahat cukup (jika bisa), dan pasang alarm subuh lagi.

Jadi Apakah Anda Siap Mengubah Ritme Hidup?

Mengetahui padatnya kegiatan harian perkuliahan PPG di atas bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk membangun kesadaran (awareness). PPG adalah kawah candradimuka. Jika Anda bisa bertahan dan menikmati prosesnya, Anda akan keluar sebagai guru yang tangguh, profesional, dan tentu saja… bersertifikat!

Kira-kira dari 7 kegiatan di atas, mana yang menurut Anda paling berat? Bangun pagi buta? Atau begadang ngerjain LK? Coba tulis curhatan atau strategi Anda di kolom komentar, biar kita bisa saling menyemangati.

Untuk memantau jadwal resmi dan perubahan agenda akademik, selalu login secara berkala di akun LMS PPG Kemdikbud masing-masing LPTK.

Pertanyaan Umum (FAQ)

  1. Apakah jadwal PPG Daring sama persis untuk semua LPTK (Kampus)?
    Secara garis besar (struktur kurikulum) sama karena dari pusat. Namun, jam pelaksanaan Vicon (Sinkronus) bisa berbeda-beda tergantung kebijakan dosen dan kesepakatan kelas di masing-masing LPTK.
  2. Bagaimana jika saya sakit dan tidak bisa ikut Vicon satu hari?
    Wajib izin resmi ke Dosen Pengampu dan Admin Kelas LPTK. Biasanya Anda diminta menyusul tugas atau menonton rekaman Vicon agar tidak ketinggalan materi dan presensi.
  3. Apakah tugas LK harus dikerjakan individu atau kelompok?
    Mayoritas tugas LK adalah individu karena tagihan portofolio personal. Namun, sering ada tugas presentasi atau diskusi bedah kasus yang dilakukan secara berkelompok (Breakout Room).
  4. Berapa lama durasi total perkuliahan PPG ini?
    Untuk PPG Dalam Jabatan biasanya sekitar 3-4 bulan efektif. Sedangkan PPG Prajabatan berlangsung selama 2 semester (1 tahun) dengan bobot SKS yang lebih padat setara perkuliahan pascasarjana.

Share this content:

Visited 10 times, 1 visit(s) today

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *