7 Etika Perkuliahan PPG Daring Wajib Tahu Agar Dinilai Guru Profesional

Etika perkuliahan PPG daring adalah seperangkat norma dan aturan tidak tertulis yang mengatur perilaku mahasiswa selama proses pembelajaran online, mencakup kedisiplinan, cara berpakaian, komunikasi di grup, hingga tata krama saat video conference.
Halo Para Guru Indonesia, Banyak peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang terjebak dalam pemikiran mereka bahwa karena kuliahnya online dan tidak bertemu fisik, maka mereka boleh bersikap santai atau semaunya sendiri. Padahal, etika perkuliahan PPG daring justru menjadi sorotan utama dosen dan guru pamong. Ingat, Anda sedang dididik menjadi guru profesional yang akan menjadi teladan (digugu dan ditiru). Jika saat kuliah saja Anda sering telat masuk Zoom, mematikan kamera tanpa izin, atau memakai kaos oblong, bagaimana Anda bisa meyakinkan penguji bahwa Anda layak mendapatkan sertifikat pendidik?
Nah, agar Anda tidak mendapatkan “stempel merah” dari dosen gara-gara masalah attitude, di artikel ini saya akan kasih tau 7 etika emas yang wajib Anda pegang teguh. Anggap ini sebagai panduan tata krama digital Anda. Penerapan etika ini juga sangat mendukung kelancaran Anda dalam menjalani sistem pembelajaran PPG online sinkronus asinkronus yang menuntut interaksi intens.
7 Standar Etika yang Menentukan Nilai Sikap Anda
Berikut adalah poin-poin krusial dalam etika perkuliahan PPG daring yang seringkali luput dari perhatian, namun berdampak besar pada penilaian:
1. Tepat Waktu adalah Harga Mati
Dalam dunia daring, telat 5 menit itu sangat terasa. Jika jadwal Vicon (Video Conference) mulai jam 13.00, pastikan Anda sudah standby di ruang tunggu (waiting room) jam 12.50. Masuk terlambat saat dosen sedang menjelaskan materi adalah tindakan yang sangat tidak sopan dan mengganggu konsentrasi kelas.
2. Aturan Berpakaian (Dress Code)
Mentang-mentang di rumah, jangan pakai daster atau kaos partai. Etika perkuliahan PPG daring mewajibkan Anda berpakaian rapi layaknya sedang mengajar di sekolah atau kuliah offline. Standar aman biasanya adalah kemeja putih, berdasi (untuk pria), atau atasan batik/formal yang sopan. Ingat, Anda dilihat dari kamera!
3. Wajib On-Cam (Kecuali Izin)
Mematikan kamera (Off-Cam) tanpa alasan jelas saat dosen berbicara sama saja dengan Anda tidur di kelas saat dosen menerangkan. Itu tindakan nir-empati. Selalu nyalakan kamera untuk menunjukkan antusiasme dan kehadiran fisik Anda. Jika sinyal buruk atau ke toilet, wajib izin di kolom chat.
4. Mute Mikrofon Saat Tidak Bicara
Ini masalah klasik tapi fatal. Pastikan mikrofon Anda di-mute saat orang lain berbicara agar suara latar (ayam berkokok, tangisan bayi, suara TV) tidak bocor dan mengganggu forum. Nyalakan (unmute) hanya saat dipersilakan bicara.
5. Etika Komunikasi di Grup WhatsApp
Grup WA kelas bukan tempat curhat pribadi atau kirim stiker lucu-lucuan. Gunakan grup untuk koordinasi akademik. Jika menghubungi dosen via WA Japri (Jalur Pribadi), perhatikan waktu (jangan tengah malam) dan gunakan bahasa baku: Salam, Maaf Mengganggu, Perkenalkan Diri, Sampaikan Tujuan, Terima Kasih.
6. Orisinalitas Tugas (Anti Plagiat)
Etika akademik tertinggi adalah kejujuran. Jangan pernah copy-paste tugas teman atau artikel internet mentah-mentah. Dosen punya alat cek plagiasi. Mengumpulkan tugas hasil karya sendiri yang tidak sempurna jauh lebih mulia dan aman daripada tugas sempurna hasil curian.
7. Hargai Pendapat Teman
Saat diskusi di Ruang Kolaborasi, jangan memotong pembicaraan teman atau menyerang pribadi (ad hominem) saat berbeda pendapat. Gunakan kalimat sanggahan yang santun, seperti “Izin menanggapi, saya punya pandangan yang sedikit berbeda…”
Studi Kasus: Si Santuy vs Si Profesional
Mari kita lihat dampak penerapan etika perkuliahan PPG daring pada citra dua mahasiswa ini di mata dosen.
Pak Budi (Si Santuy): Saat Vicon, beliau sering telat masuk. Kameranya sering mati dengan alasan sinyal (padahal sedang makan). Saat menyalakan kamera, beliau hanya memakai kaos kerah biasa. Di grup WA, beliau sering bertanya hal yang sudah dijelaskan di pengumuman. Akibatnya? Meski tugasnya bagus, dosen memberinya nilai sikap C.
Bu Siti (Si Profesional): Beliau selalu hadir 10 menit sebelum mulai. Berpakaian rapi dengan jilbab resmi. Saat dosen bertanya, beliau aktif merespons dengan fitur Raise Hand. Jika ada kendala sinyal, beliau izin sopan di chat. Hasilnya? Bu Siti dianggap sebagai calon guru teladan dan sering direkomendasikan dosen.
Penting! Hati-hati dengan latar belakang (background) video Anda saat Vicon. Pastikan tidak ada jemuran, piring kotor, atau orang berlalu-lalang yang mengganggu pemandangan. Gunakan Virtual Background resmi jika kondisi ruangan kurang kondusif.
Rekomendasi Alat:
Agar suara Anda jernih dan profesional saat bicara (tanpa suara bising sekitar), gunakan Mic Clip-on Wireless. Dan untuk membantu Anda menyusun kalimat pesan WA ke dosen yang sopan dan baku, coba minta saran Claude AI.
Siapkah Anda Menjadi Guru Profesional Seutuhnya?
Intinya, etika perkuliahan PPG daring adalah cerminan dari karakter Anda. Kompetensi profesional (ilmu) bisa dipelajari, tapi kompetensi kepribadian (etika) harus dibiasakan. Jangan sampai Anda lulus PPG secara akademik, tapi gagal secara moral di mata penguji.
Dari ke-7 etika di atas, mana yang menurut Anda paling sulit dijaga konsistensinya? On-cam terus menerus? Atau menahan diri di grup WA? Coba bagikan pengalaman Anda di kolom komentar, mari kita saling mengingatkan.
Untuk panduan tata tertib resmi yang lebih spesifik, selalu baca buku pedoman yang dibagikan oleh LPTK penyelenggara atau cek di PPG Kemdikbud.
Pertanyaan Umum (FAQ)
- Bolehkah saya makan atau minum saat Vicon berlangsung?
Minum sesekali diperbolehkan dan wajar. Namun makan besar (nasi/camilan berat) saat kamera menyala sangat tidak sopan. Jika lapar, matikan kamera sebentar dan izin di chat, atau makanlah saat jam istirahat. - Apakah saya harus menggunakan laptop saat Vicon?
Sangat disarankan pakai laptop agar tampilan galeri peserta terlihat semua dan Anda bisa melihat share screen dosen dengan jelas. HP sebaiknya hanya untuk cadangan audio atau sinyal. - Bagaimana jika anak saya menangis saat saya sedang presentasi?
Dosen biasanya memaklumi kondisi ibu-ibu. Minta maaf sebentar, matikan mic (mute), tenangkan anak, lalu lanjutkan. Kejujuran dan ketenangan Anda justru akan diapresiasi. - Apakah wajib menggunakan Virtual Background?
Tidak wajib, tapi sangat disarankan jika latar belakang kamar Anda berantakan atau kurang privasi. Jika laptop tidak kuat (berat), carilah tembok polos sebagai latar belakang.
Share this content:








