Terbaru ! Cara Upload Dokumen PPG Prajabatan 2026 Anti Gagal

Gagal lolos seleksi PPG Prajabatan karena tidak lolos tes substantif itu biasa. Namun, gagal lolos hanya karena salah
Mengapa Tahap Upload Dokumen Ini Sering Menjegal?
Banyak yang menganggap remeh tahap unggah berkas. “Ah, tinggal scan dan upload,” pikir mereka.
Kualitas Scan: Dokumen yang di-scan buram, terpotong, atau menggunakan kamera HP dengan bayangan.Format File: Sistem meminta file .PDF, tetapi pendaftar mengunggah .JPG atau sebaliknya.Ukuran File: Batas maksimal adalah 1 MB (misalnya), tetapi pendaftar mengunggah file 1.5 MB. Sistem akan otomatis menolaknya.Penamaan File: Meskipun sering diabaikan, penamaan file yang ambigu bisa menyulitkan verifikator.Dokumen Tidak Sesuai: Mengunggah Ijazah sementara padahal yang diminta adalah Ijazah asli.
Memahami
Checklist Dokumen WAJIB & Spesifikasinya (Update 2026)
Sebelum kita masuk ke
1. Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Spesifikasi: Asli, berwarna, jelas terbaca (terutama NIK dan Nama).Format Umum: .JPG atau .PDF.Ukuran Maksimal: Biasanya 500 KB – 1 MB.Kesalahan Umum: Foto KTP buram, scan fotokopian (bukan asli), KTP sudah habis masa berlaku (pastikan e-KTP seumur hidup).
2. Scan Ijazah S1/D4 Asli
Spesifikasi: Ijazah asli, bukan fotokopi legalisir. Pastikan semua tanda tangan dan stempel terlihat jelas.Format Umum: .PDF (biasanya disatukan jika bolak-balik).Ukuran Maksimal: 1 MB – 2 MB.Kesalahan Umum: Menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) padahal ijazah sudah terbit. Pastikan linieritas jurusan Anda sudah sesuai.
3. Scan Transkrip Nilai Asli
Spesifikasi: Transkrip nilai asli yang mencantumkan IPK. Jika transkrip Anda beberapa lembar, satukan dalam satu file .PDF.Format Umum: .PDF.Ukuran Maksimal: 1 MB – 2 MB.Kesalahan Umum: IPK tidak terlihat jelas, halaman terpotong, atau scan fotokopian.
4. Surat Keterangan Sehat (Jasmani & Rohani)
Spesifikasi: Dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan resmi (Puskesmas atau RSUD). Harus ada tanda tangan dokter dan stempel basah.Format Umum: .PDF.Ukuran Maksimal: 1 MB.Kesalahan Umum: Tanggal surat sudah kedaluwarsa (biasanya berlaku 1-3 bulan). Pastikan membuatnya menjelang pendaftaran.
5. Surat Keterangan Bebas NAPZA
Spesifikasi: Dikeluarkan oleh BNN, Kepolisian, atau RS yang berwenang. Ini berbeda dari Surat Keterangan Sehat.Format Umum: .PDF.Ukuran Maksimal: 1 MB.Kesalahan Umum: Menggunakan surat keterangan sehat sebagai pengganti, padahal ini adalah dua dokumen berbeda.
6. Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKCK)
Spesifikasi: Dikeluarkan oleh Kepolisian (Polsek/Polres). Pastikan masih berlaku.Format Umum: .PDF.Ukuran Maksimal: 1 MB.Kesalahan Umum: SKCK sudah mati masa berlakunya.
7. Primadona Masalah: Pakta Integritas
Spesifikasi: Ini adalah dokumen yang Anda unduh dari portal pendaftaran, kemudian dicetak, ditandatangani di atas meterai (biasanya Rp 10.000 atau e-Meterai), dan di-scan kembali.Format Umum: .PDF.Ukuran Maksimal: 1 MB.Kesalahan Umum: Lupa membubuhkan meterai, salah format meterai (menggunakan meterai fisik padahal diminta e-Meterai), atau tanda tangan tidak sesuai KTP.
Persiapan Teknis File Sebelum Upload
Setelah semua dokumen fisik siap, saatnya digitalisasi.
Scanning: Gunakan scanner flatbed (jangan kamera HP jika tidak terpaksa) dengan resolusi minimal 300 DPI. Pilih output “Color” atau “Grayscale” (jangan Black & White) agar stempel dan tanda tangan terlihat jelas.Kompresi: Jika ukuran file .PDF Anda terlalu besar (misal 3 MB padahal batas 1 MB), gunakan *tools* kompresor PDF online. Hati-hati, jangan kompres terlalu ekstrem hingga file menjadi buram.Penamaan File: Beri nama file yang jelas. Contoh: `Ijazah_Suryo_Hadi_Kusumo.pdf`, `Transkrip_Suryo_Hadi_Kusumo.pdf`, `Pakta_Integritas_Suryo_Hadi_Kusumo.pdf`. Ini sangat membantu Anda agar tidak salah unggah.Validasi Esai (Jika Ada): Pendaftaran PPG Prajabatan seringkali meminta esai. Pastikan esai Anda orisinal. Anda bisa mengeceknya menggunakan layanan pengecekan plagiarisme.
(HowTo) Panduan Step-by-Step Cara Upload Dokumen PPG Prajabatan
Baik, ‘amunisi’ Anda sudah lengkap. Sekarang kita masuk ke ‘medan perang’. Ini adalah
Langkah 1: Login ke Portal Resmi
Langkah pertama adalah login ke akun pendaftaran Anda.
Langkah 2: Navigasi ke Menu ‘Biodata Diri’ atau ‘Unggah Berkas’
Setelah masuk dashboard, cari menu yang berkaitan dengan data diri atau dokumen.
Langkah 3: Temukan Slot Upload untuk Setiap Dokumen
Di halaman unggah berkas, Anda akan melihat daftar dokumen yang diminta (KTP, Ijazah, Transkrip, dll.) beserta tombol “Upload” atau “Pilih File” di sampingnya.
Langkah 4: Proses Upload dan Cek Konfirmasi
Klik tombol “Pilih File”, cari dokumen yang sudah Anda siapkan di folder khusus tadi. Pilih file yang benar (sesuai nama file yang sudah Anda siapkan). Setelah dipilih, klik “Upload” atau “Simpan”. Tunggu prosesnya.
Langkah 5: Validasi Mandiri (Sangat Penting!)
Setelah file terunggah,
- Klik tombol “Lihat” atau “Preview” (jika ada) untuk memastikan file yang terunggah adalah file yang benar dan tidak korup.
- Apakah Ijazah yang terunggah? Bukan KTP? Apakah sudah jelas terbaca?
- Lakukan ini untuk
setiap dokumen yang Anda unggah.
Langkah 6: Simpan Permanen atau Kunci Data
Setelah semua dokumen terunggah dan terverifikasi oleh Anda sendiri, biasanya ada tombol “Simpan” di bagian bawah halaman. Jika ini adalah tahap akhir, mungkin tombolnya adalah “Simpan Permanen” atau “Kunci Data”.
Analisis Ahli: Tonton Video Tutorial Visual Ini
Tonton: Tutorial Lengkap Pengisian Esai dan Unggah Berkas PPG Prajabatan di YouTube
Solusi ‘Error’: Masalah Umum Saat Upload Dokumen PPG
Apa yang harus dilakukan jika terjadi error? Tenang, jangan panik. Berikut adalah
1. Error: “Ukuran File Terlalu Besar”
2. Error: “Format File Tidak Sesuai”
3. Error: “Koneksi Gagal” atau Halaman ‘Timeout’
4. Masalah: Tombol Upload Tidak Aktif (Grayed Out)
Tools Pendukung Persiapan Berkas & Seleksi Lanjutan
Proses pendaftaran PPG bukan hanya soal unggah dokumen. Anda juga perlu menyiapkan esai yang berkualitas dan,
Rekomendasi Tools Pendukung Pendaftar PPG
Langkah Berikutnya Setelah Berhasil Upload
Selamat! Setelah Anda berhasil mengunci data dan semua dokumen terunggah, apa selanjutnya? Jawabannya adalah
Pertama, Anda harus menunggu pengumuman hasil seleksi administrasi. Tim verifikator akan memeriksa satu per satu dokumen Anda.
Anda bisa mulai mempelajari 30 Soal HOTS UTBK untuk melatih kemampuan literasi dan numerasi, karena polanya seringkali mirip.
Kesimpulan: Kunci Lolos Ada di Ketelitian
Menyelesaikan
Ikuti panduan ini, cek ulang setiap file, dan pastikan Anda menekan tombol “Simpan Permanen” dengan keyakinan penuh. Semoga berhasil, calon guru profesional Indonesia!
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Berapa ukuran file maksimal untuk upload dokumen PPG Prajabatan?
Ukuran file
2. Apakah boleh mengunggah fotokopi legalisir Ijazah?
3. Saya salah upload file KTP di slot Ijazah. Bagaimana solusinya?
Selama Anda
4. Apa itu Pakta Integritas dan di mana saya mendapatkannya?
Pakta Integritas adalah surat pernyataan komitmen. Dokumen ini
5. Portal pendaftaran sangat lambat dan sering error. Apa yang harus saya lakukan?
Ini normal terjadi karena traffic server yang tinggi, terutama menjelang deadline.
Share this content:








