7 Cara Buat Soal Pilihan Ganda HOTS dan Jawaban AI Valid

Cara Buat Soal Pilihan Ganda HOTS dan Jawaban AI

Halo Bapak/Ibu Guru hebat dan rekan-rekan dosen yang saya banggakan. Bagaimana kabar tumpukan koreksian di meja kerjanya? Masih aman atau sudah mulai setinggi harapan orang tua murid? Saya paham betul, menjadi pendidik di era “Merdeka Belajar” ini tantangannya luar biasa. Kita tidak hanya dituntut mengajar dengan asik, tapi juga harus menyiapkan instrumen evaluasi yang berkualitas.

Dulu, membuat soal ujian itu adalah “ritual” malam yang panjang ditemani kopi. Apalagi kalau diminta membuat soal Higher Order Thinking Skills (HOTS). Rasanya otak harus diputar 180 derajat untuk mencari stimulus yang pas. Tapi tenang, kita hidup di zaman yang serba canggih. Kita sudah sering membahas fundamental teknologi pendidikan di artikel cara menggunakan ChatGPT 4 untuk skripsi, jurnal, dan penelitian akademis. Nah, kali ini kita akan membedah secara spesifik: Cara Buat Soal Pilihan Ganda HOTS dan Jawaban AI. Tujuannya simpel: agar Bapak/Ibu bisa tidur lebih nyenyak tanpa dihantui deadline pembuatan soal, namun kualitas soal tetap terjaga level C4, C5, hingga C6.

Memahami Esensi HOTS: Bukan Sekadar Soal Sulit

Sebelum kita menyuruh AI bekerja, mari kita luruskan persepsi dulu. HOTS itu bukan berarti soalnya susah sampai bikin siswa menangis. HOTS itu tentang kemampuan Bernalar. Soal HOTS menuntut siswa untuk Menganalisis (C4), Mengevaluasi (C5), dan Mencipta (C6).

AI Generatif seperti ChatGPT memiliki database pengetahuan yang luas. Namun, AI itu polos. Kalau Bapak/Ibu cuma minta “Buatkan soal Matematika”, dia akan kasih soal hafalan (LOTS). Kuncinya ada di instruksi atau Prompt Engineering yang kita berikan.

⚠️
Penting! AI adalah asisten, bukan pengganti otoritas guru. Soal yang dihasilkan AI wajib divalidasi. Terkadang AI bisa mengalami “halusinasi”, misalnya memberikan kunci jawaban yang salah atau stimulus data yang tidak akurat. Selalu cek ulang (human review) sebelum soal dicetak atau diunggah ke LMS.

Langkah 1: Siapkan “Stimulus” (Data Awal)

Soal HOTS tidak bisa berdiri sendiri dengan pertanyaan “Apa yang dimaksud dengan…”. Ia butuh stimulus berupa teks, kasus, grafik, atau data. Di sinilah letak seni-nya.

Jika Bapak/Ibu sedang mengajarkan materi berbasis studi kasus, misalnya sosiologi atau manajemen, Anda bisa mencari inspirasi kasus nyata. Teknik ini mirip dengan saat kita mencari gap penelitian bab 1 skripsi pakai ChatGPT, di mana kita mencari masalah riil di lapangan untuk dijadikan bahan analisis.

PROMO HARI INI Kamera CCTV Mini Wifi

Kamera Pengintai Mini Wifi (Pantau Lewat HP)

Tanpa kabel, baterai awet, instalasi mudah & tersembunyi.

Ambil Voucher Diskon →

Prompt Mencari Stimulus:

“Saya guru mata pelajaran [Ekonomi]. Materinya tentang Inflasi. Tolong carikan 3 studi kasus nyata atau fenomena ekonomi terkini di Indonesia tahun 2024 yang bisa dijadikan stimulus untuk soal HOTS. Kasus tersebut harus memicu siswa untuk berpikir analitis.”

Langkah 2: Merancang Prompt “The Constructor”

Ini adalah inti dari Cara Buat Soal Pilihan Ganda HOTS dan Jawaban AI. Jangan gunakan prompt pendek. Gunakan struktur prompt yang lengkap.

Formula Prompt Soal HOTS:

  1. Peran: “Bertindaklah sebagai Penulis Soal Ujian Nasional profesional.”
  2. Tujuan: “Buatkan 5 soal pilihan ganda HOTS.”
  3. Level Kognitif: “Fokus pada level C4 (Menganalisis) dan C5 (Mengevaluasi).”
  4. Materi: “[Topik Spesifik].”
  5. Format: “Sertakan stimulus cerita, 5 opsi jawaban (A-E), kunci jawaban, dan pembahasan rinci kenapa opsi lain salah.”

Contoh hasil yang diharapkan adalah soal yang meminta siswa menghubungkan sebab-akibat, bukan sekadar menyebutkan definisi.

Terkadang ChatGPT versi standar logikanya kurang tajam untuk soal-soal penalaran yang kompleks. Untuk hasil soal HOTS yang lebih presisi dan manusiawi, saya menyarankan menggunakan Claude AI karena kemampuan nalarnya lebih kuat.
Cek Akun Claude AI (Lebih Cerdas Bikin Soal)

Langkah 3: Membuat Pengecoh (Distractor) yang Berkualitas

Tantangan terbesar membuat pilihan ganda adalah membuat opsi jawaban salah (pengecoh) yang terlihat benar. Kalau pengecohnya terlalu konyol, siswa bisa menebak jawaban tanpa mikir.

Mintalah AI untuk merevisi opsi jawaban. Anda bisa menggunakan teknik validasi instrumen seperti saat kita membahas prompt chatgpt buat kuesioner skala likert otomatis, di mana setiap opsi harus punya bobot logis.

Prompt Revisi Pengecoh:

“Lihat soal nomor 2 di atas. Opsi B, C, dan D terlalu mudah ditebak salahnya. Tolong revisi opsi pengecoh tersebut agar terlihat masuk akal secara logika, namun tetap salah secara konsep. Buat siswa yang tidak belajar benar-benar bingung membedakannya.”

Langkah 4: Validasi dan Pembahasan (Feedback)

Soal HOTS yang baik selalu menyertakan pembahasan. Ini penting untuk proses remedial. AI bisa membuatkan pembahasan yang sangat rinci.

Jika materi soal berkaitan dengan analisis teks atau wawancara, Anda mungkin perlu memahami cara AI membaca konteks seperti yang dibahas di artikel bisakah ChatGPT mengkodekan data kualitatif. Pemahaman ini membantu Anda mengecek apakah pembahasan yang dibuat AI sudah sesuai konteks materi ajar atau belum.

Langkah 5: Ekspor ke Platform Kuis (Gamifikasi)

Setelah soal jadi di ChatGPT, jangan cuma diprint di kertas buram. Generasi Z suka yang interaktif. Pindahkan soal tersebut ke platform gamifikasi.

Bapak/Ibu tidak perlu ketik ulang satu-satu. Minta ChatGPT memformat outputnya menjadi CSV (Comma Separated Values) agar bisa diimpor langsung ke Quizizz atau Kahoot.

Prompt Format CSV:

“Ubah 10 soal di atas ke dalam format tabel CSV yang kompatibel untuk diimpor ke Quizizz. Kolomnya: Question Text, Option 1, Option 2, Option 3, Option 4, Option 5, Correct Option (angka 1-5), Time Limit (60 seconds).”
Agar suasana kelas makin hidup dan siswa tidak stres saat ujian, gunakan platform kuis yang interaktif. Ini investasi kecil yang dampaknya besar buat engagement siswa di kelas.
Akun Quizizz Super (Fitur AI Import)

Tips Dosen: Menghindari Plagiasi Soal

Kadang AI mengambil soal dari database internet yang mungkin sudah pernah dikerjakan siswa di situs lain (Brainly, dll). Untuk menghindarinya, gunakan teknik ATM (Amati Tiru Modifikasi).

Minta AI untuk: “Ganti angka, nama tokoh, dan lokasi kejadian pada soal di atas, tapi pertahankan logika penyelesaian masalahnya.” Dengan begini, soal Bapak/Ibu menjadi orisinal dan anti-contek (karena tidak bisa di-googling siswa).

Kesimpulan

Rekan-rekan pendidik, menggunakan Cara Buat Soal Pilihan Ganda HOTS dan Jawaban AI bukanlah tanda kita malas, melainkan tanda kita adaptif. Energi kita sebagai guru terlalu mahal jika habis hanya untuk mengetik soal. Energi itu lebih baik dialokasikan untuk berinteraksi dengan siswa, memotivasi mereka, dan memberikan umpan balik yang membangun.

Jadikan AI sebagai mitra kolaborasi di ruang guru. Biarkan dia menangani kerumitan teknis pembuatan butir soal, sementara Bapak/Ibu fokus pada esensi pedagogisnya. Ingat, teknologi tidak akan menggantikan guru hebat, tapi guru yang menggunakan teknologi akan menggantikan mereka yang tidak.

Selamat mencoba meracik soal, semoga ujian semester depan berjalan lancar dan nilainya memuaskan!

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Pembuatan Soal AI

Apakah soal buatan AI sudah pasti valid secara kurikulum?

Belum tentu. AI dilatih dengan data global. Anda perlu menyesuaikan konteksnya dengan Kurikulum Merdeka atau K13 yang berlaku di sekolah. Selalu cek kesesuaian dengan Capaian Pembelajaran (CP) atau Kompetensi Dasar (KD) Anda.

Bisakah AI membuat soal bergambar (misal: Biologi/Geografi)?

ChatGPT berbasis teks tidak bisa membuat gambar soal secara langsung. Namun, ia bisa mendeskripsikan gambar apa yang harus Anda cari. “Cari gambar Peta Buta Asia Tenggara, lalu beri tanda X pada negara Laos”. Anda tetap perlu mencari gambarnya manual atau pakai AI Image Generator.

Bagaimana agar kunci jawaban dari AI tidak salah?

Gunakan teknik ‘Chain of Thought’. Minta AI menjelaskan langkah demi langkah pengerjaannya sebelum menentukan kunci jawaban. Biasanya, jika AI diminta berpikir runut, akurasi jawabannya meningkat drastis dibanding langsung minta jawaban A/B/C/D.

Platform apa yang paling enak buat generate soal, ChatGPT atau Claude?

Untuk soal bahasa dan humaniora yang butuh nuansa teks panjang, Claude AI lebih unggul dan natural. Tapi untuk soal logika pendek atau coding, ChatGPT (terutama GPT-4) sangat powerful. Keduanya bisa dipakai saling melengkapi.

Share this content:

Visited 6 times, 1 visit(s) today

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *