7 Cara Agar Nilai TIU Tinggi Tembus Skor 150+ Tanpa Joki

Last Updated on 2 December 2025 by Suryo Hadi Kusumo

cara agar nilai tiu tinggi

Cara agar nilai TIU tinggi tidak terletak pada seberapa jago Anda menghafal rumus matematika rumit, melainkan pada kemampuan penguasaan trik hitung cepat (seperti pecahan istimewa), strategi pemilihan prioritas soal, dan manajemen waktu yang disiplin (maksimal 50 detik per soal).

Banyak pejuang CPNS yang gugur di medan perang SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) bukan karena mereka kurang pintar, tapi karena mereka terjebak “macet” di soal-soal hitungan. Mereka menghabiskan 5 menit hanya untuk satu soal deret yang rumit, sementara soal-soal mudah lainnya terlewatkan. Jika Anda masih menggunakan cara hitung manual seperti anak SD saat mengerjakan soal TIU (Tes Intelegensia Umum), lupakan mimpi untuk mendapatkan NIP tahun ini. Anda butuh strategi taktis untuk menerapkan cara agar nilai TIU tinggi secara konsisten.

Nah, agar Anda tidak menjadi donatur tetap BKN yang gagal setiap tahun, di artikel ini saya akan membongkar 7 strategi “jalan tikus” untuk menaklukkan TIU. Kita akan mengubah pola pikir Anda dari “menghitung semuanya” menjadi “menemukan jawaban dengan logika”. Strategi ini sangat ampuh jika dikombinasikan dengan pemahaman materi dasar yang sudah saya bahas di artikel tes TIU berisi apa saja. Siapkan catatan, kita mulai bedah rahasianya!

7 Strategi Rahasia Mendongkrak Skor TIU

Berikut adalah langkah-langkah praktis dan teruji tentang cara agar nilai TIU tinggi yang bisa langsung Anda praktikkan saat latihan:

1. Prioritaskan Soal Figural (Lumbung Poin)

Ini adalah aturan emas. Saat membuka soal TIU, langsung cari soal gambar (Figural). Kenapa? Karena soal ini tidak butuh hitungan, hanya butuh ketelitian mata. Biasanya ada 5-10 soal. Kerjakan ini duluan sebagai pemanasan otak dan lumbung poin yang mudah didapat dalam waktu singkat.

PROMO HARI INI Kamera CCTV Mini Wifi

Kamera Pengintai Mini Wifi (Pantau Lewat HP)

Tanpa kabel, baterai awet, instalasi mudah & tersembunyi.

Ambil Voucher Diskon →

2. Hafalkan “Pecahan Istimewa”

Sering ketemu soal “12,5% dari 64 adalah…”? Kalau Anda hitung manual (12,5/100 x 64), Anda habis waktu. Peserta cerdas tahu bahwa 12,5% itu sama dengan 1/8. Jadi tinggal 64 dibagi 8 = 8. Selesai dalam 3 detik! Menghafal tabel pecahan istimewa adalah cara agar nilai TIU tinggi yang paling wajib hukumnya.

3. Gunakan Teknik “Ekor Angka” (Digit Terakhir)

Untuk soal perkalian atau penjumlahan angka besar, jangan hitung semuanya. Lihat saja angka paling belakang (ekornya).
Contoh: 2345 x 1238 = …?
Lihat ekornya: 5 x 8 = 40 (ekor 0). Cari di opsi jawaban yang belakangnya 0. Kalau cuma ada satu, langsung pilih!

4. Jangan “Baper” dengan Soal Cerita/Analitis

Soal posisi duduk melingkar atau urutan antrean seringkali menjebak. Jika Anda membaca soal dua kali tapi belum nemu bayangan polanya, TINGGALKAN! Jangan baper atau penasaran. Tandai ragu-ragu, tembak jawaban sementara (misal B), lalu lanjut. Balik lagi nanti kalau ada sisa waktu.

5. Latihan Tanpa Kalkulator

Kalkulator adalah racun bagi persiapan CPNS. Biasakan otak Anda melakukan operasi hitung manual atau estimasi (pendekatan nilai). Saat tes asli nanti, alat bantu Anda hanyalah kertas buram dan pensil. Ketergantungan pada kalkulator akan membuat otak Anda loading lama saat tes.

6. Kuasai Pola Deret Angka Populer

Deret angka itu polanya terbatas: loncat satu, loncat dua, fibonacci (jumlah dua angka sebelumnya), atau pola bertingkat. Semakin sering Anda latihan cara agar nilai TIU tinggi melalui drilling soal deret, mata Anda akan otomatis melihat pola tersebut tanpa perlu mencoret kertas.

7. Manfaatkan Logika pada Soal Verbal

Untuk soal silogisme (penarikan kesimpulan), buang logika “perasaan” atau “kenyataan sehari-hari”. Gunakan logika matematika murni. Jika premis bilang “Semua burung bisa berenang”, maka terimalah itu sebagai fakta dalam soal tersebut. Jangan dilawan dengan fakta dunia nyata.

Studi Kasus: Si Manual vs Si Taktis

Mari kita lihat perbandingan nyata dua peserta dalam menerapkan cara agar nilai TIU tinggi pada soal hitungan sederhana.

Soal: 0,875 x 16 + 14 = …

Rina (Si Manual): Rina mengubah 0,875 jadi 875/1000. Lalu dia mengalikan 875 dengan 16 pakai cara susun ke bawah. Butuh waktu 2 menit, kertas buram penuh, dan risiko salah hitung besar.

Doni (Si Taktis): Doni hafal bahwa 0,875 adalah pecahan istimewa dari 7/8.
Otaknya bekerja: (7/8) x 16. Coret 16 dengan 8 sisa 2.
Tinggal 7 x 2 = 14.
Lalu 14 + 14 = 28.
Doni selesai dalam 10 detik tanpa kertas buram. Inilah inti dari cara agar nilai TIU tinggi: kerja cerdas, bukan kerja keras.

Penting! Strategi mengerjakan TIU yang disarankan adalah: Figural -> Verbal -> Numerik Sederhana -> Soal Cerita. Jangan mulai dari Soal Cerita karena itu memakan energi mental paling besar di awal.

Rekomendasi Alat:

Untuk melatih kecepatan (speed) Anda mengerjakan soal dengan timer yang ketat, gunakan simulasi di Akun Quizizz Premium. Dan jika mentok dengan rumus matematika, minta penjelasan langkah demi langkah ke Claude AI.

Siapkah Anda Menembus Skor 150?

Pada akhirnya, cara agar nilai TIU tinggi adalah kombinasi antara penguasaan materi dasar dan kecerdikan strategi. TIU adalah lumbung nilai paling pasti (objektif) dibandingkan TKP. Jika Anda bisa mengamankan poin tinggi di sini, peluang lolos perangkingan SKD akan terbuka lebar. Mulailah berlatih dengan target waktu, bukan sekadar target benar.

Dari ketujuh trik di atas, mana yang baru Anda tahu? Pecahan istimewa? Atau teknik ekor angka? Coba praktikkan sekarang dan tulis hasilnya di kolom komentar.

Untuk latihan soal resmi dan kisi-kisi terupdate, selalu pantau bank soal yang dirilis oleh BKN atau buku-buku panduan terpercaya yang mengacu pada Website BKN.

Pertanyaan Umum (FAQ)

  1. Berapa target skor aman untuk TIU?
    Passing grade TIU adalah 80 (16 soal benar). Namun untuk aman lolos perangkingan, targetkan minimal 110-120 poin (22-24 soal benar). Ini akan menutupi jika nilai TKP atau TWK Anda pas-pasan.
  2. Apakah soal TIU semakin tahun semakin sulit?
    Ya, tren soal TIU sekarang lebih ke arah HOTS (High Order Thinking Skills) dan soal cerita penalaran panjang, bukan sekadar hitungan angka pendek. Makanya kemampuan literasi numerasi sangat dibutuhkan.
  3. Bagaimana jika saya lemah di matematika dasar?
    Jangan menyerah. Fokuslah panen poin di Verbal (Analogi, Silogisme) dan Figural (Gambar). Di bagian Numerik, pelajari saja pola deret dan hitungan sederhana. Strategi cara agar nilai TIU tinggi tidak harus dengan menjawab semua soal benar, tapi memaksimalkan soal yang Anda bisa.
  4. Bolehkah menebak jawaban (kancing baju)?
    Wajib! Jika waktu tinggal 5 menit dan ada 10 soal kosong, jangan biarkan kosong. Tidak ada sistem minus di SKD. Menebak memberi Anda peluang 20% benar, mengosongkan memberi Anda peluang 0%.

Share this content:

Visited 6 times, 1 visit(s) today

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *