5 Fakta Apa Itu Tes UP PPG? Gerbang Penentu Nasib Sertifikat Pendidik Anda

Last Updated on 2 December 2025 by Suryo Hadi Kusumo

Apa itu tes up PPG

Apa itu tes UP PPG (Uji Pengetahuan) adalah salah satu komponen utama dari Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG) berbentuk tes tertulis berbasis komputer (CAT) yang mengukur penguasaan materi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial calon guru profesional.

Banyak peserta PPG yang sudah bersusah payah melewati masa kuliah berbulan-bulan, mengerjakan tumpukan tugas LK, dan membuat video praktik, namun akhirnya harus menelan pil pahit karena gagal di satu titik: Uji Pengetahuan (UP). Memahami secara mendalam apa itu tes UP PPG bukan sekadar mengetahui kepanjangannya, tetapi memahami “medan perangnya”. Tes ini sering dijuluki sebagai “Raja Terakhir” karena sifatnya yang objektif, ketat, dan memiliki ambang batas kelulusan yang mutlak. Tidak ada nilai belas kasihan dosen di sini; yang bicara adalah skor Anda di layar komputer.

Nah, agar perjuangan Anda selama kuliah tidak sia-sia hanya karena kurang persiapan di babak final, di artikel ini kita akan membedah anatomi tes ini sampai ke akar-akarnya. Kita akan membahas jenis soal, sistem penilaian, hingga strategi menghadapinya. Pemahaman ini sangat penting, terutama jika Anda sudah melewati tahap seleksi awal yang pernah saya bahas di soal tes substantif PPG. Yuk, kita bedah detailnya!

5 Hal Krusial Tentang Anatomi Tes UP PPG

Untuk menjawab rasa penasaran Anda mengenai apa itu tes UP PPG dan seberapa sulit tesnya, berikut adalah 5 fakta kunci yang wajib Anda ketahui sebelum masuk ruang ujian:

1. Bagian dari UKMPPG (Satu Paket dengan Ukin)

Anda tidak bisa lulus PPG hanya dengan nilai kuliah bagus. Syarat kelulusan ditentukan oleh UKMPPG yang terdiri dari dua kaki: Uji Kinerja (Ukin) berupa praktik mengajar/portofolio, dan Uji Pengetahuan (UP) berupa tes tulis. Keduanya harus lulus. Jika lulus Ukin tapi gagal UP, sertifikat pendidik (Serdik) tidak akan cair.

PROMO HARI INI Kamera CCTV Mini Wifi

Kamera Pengintai Mini Wifi (Pantau Lewat HP)

Tanpa kabel, baterai awet, instalasi mudah & tersembunyi.

Ambil Voucher Diskon →

2. Format Soal: PCK dan SJT (Terbaru)

Jangan bayangkan soalnya hanya hafalan teori. Tren soal UP terbaru mengarah pada Pedagogical Content Knowledge (PCK) dan Situational Judgment Test (SJT).
PCK: Menguji kemampuan Anda mengajarkan materi spesifik kepada siswa (gabungan materi dan cara ajar).
SJT: Menguji respon Anda terhadap situasi kelas tertentu (misal: menghadapi siswa bullying). Ini butuh nalar guru profesional, bukan sekadar hafalan buku.

3. Sistem CAT dan Domisili

Pelaksanaan UP biasanya berbasis domisili (daring dari rumah/tempat masing-masing) atau di TUK (Tempat Uji Kompetensi) yang ditunjuk, tergantung kebijakan periode tersebut. Sistemnya menggunakan aplikasi SEB (Safe Exam Browser) yang ketat untuk mencegah kecurangan. Jadi, jangan harap bisa buka Google saat ujian.

4. Ambang Batas Kelulusan (Passing Grade)

Berapa nilai minimalnya? Umumnya, batas kelulusan UP adalah 70 (skala 0-100). Angka ini terlihat mudah, tapi faktanya banyak peserta yang mendapat skor 68 atau 69 dan dinyatakan TIDAK LULUS. Satu poin sangat berharga di sini.

5. Kesempatan Retaker (Mengulang)

Kabar baiknya, jika gagal di percobaan pertama (disebut First Taker), Anda boleh mengulang ujian (disebut Retaker) di periode berikutnya selama masa studi Anda masih berlaku (biasanya diberi waktu hingga 3 tahun). Namun, tentu kita ingin lulus sekali tes (One Shot), kan?

Studi Kasus: Si Teoretis vs Si Praktis

Mari kita lihat bagaimana pemahaman yang salah tentang apa itu tes UP PPG bisa mempengaruhi hasil ujian dua orang guru, Pak Budi dan Bu Ani.

Pak Budi (Si Teoretis): Pak Budi menghabiskan waktunya menghafal definisi teori belajar (Behavioristik, Kognitif, dll) dari buku teks lama. Saat ujian, ternyata soal yang keluar adalah studi kasus: “Jika siswa X mengalami kesulitan Y, langkah apa yang paling tepat dilakukan guru?”. Pak Budi bingung karena tidak ada di buku hafalan. Skor Pak Budi: 55 (Tidak Lulus).

Bu Ani (Si Praktis): Bu Ani paham bahwa inti apa itu tes UP PPG adalah soal HOTS (berpikir tingkat tinggi). Dia belajar dengan menganalisis kasus-kasus pembelajaran dan menghubungkannya dengan solusi logis. Dia tidak menghafal teori, tapi memahami penerapannya. Saat bertemu soal kasus, naluri gurunya jalan. Skor Bu Ani: 78 (Lulus).

Penting! Hati-hati dengan “kunci jawaban bocoran” yang beredar di grup WhatsApp menjelang ujian. Seringkali itu adalah soal tahun lama yang sudah tidak relevan atau bahkan jebakan. Percayalah pada kemampuan analisis Anda sendiri.

Rekomendasi Alat:

Agar terbiasa dengan soal model PCK dan SJT yang menjebak, sering-seringlah latihan simulasi di Akun Quizizz Premium. Dan jika bingung dengan konsep pedagogik yang rumit, minta penjelasan sederhana ke Claude AI.

Jadi, Siapkah Anda Menaklukkan Raja Terakhir?

Kesimpulannya, mengetahui definisi apa itu tes UP PPG hanyalah langkah awal. Langkah selanjutnya adalah mengubah cara belajar Anda dari menghafal menjadi menganalisis. UP dirancang untuk menyaring guru yang benar-benar siap terjun ke lapangan dengan segala kompleksitas masalah siswa, bukan guru yang hanya pintar teori.

Menurut Anda, bagian mana yang paling menakutkan dari tes UP? Soal pedagogik yang teksnya panjang-panjang? Atau soal profesional bidang studi yang hitungannya rumit? Coba bagikan kekhawatiran Anda di kolom komentar, mari kita bedah strateginya.

Untuk info jadwal resmi dan kisi-kisi terbaru, selalu pantau laman resmi UKMPPG Kemdikbud.

Pertanyaan Umum (FAQ)

  1. Apakah UP PPG bayar?
    Untuk peserta First Taker (pertama kali), biaya ujian ditanggung pemerintah (gratis). Namun bagi peserta Retaker (mengulang), biaya pendaftaran ujian ditanggung sendiri (biasanya sekitar Rp 300.000, cek aturan terbaru).
  2. Berapa jumlah soal dalam tes UP?
    Biasanya berkisar antara 100 hingga 120 soal pilihan ganda dengan waktu pengerjaan sekitar 180 menit. Manajemen waktu sangat krusial di sini.
  3. Apakah soal UP sama untuk semua jurusan?
    Tidak. Ada soal umum (Pedagogik/Kepribadian) yang konsepnya mirip, tapi soal Profesional akan spesifik sesuai bidang studi Anda (Misal: Guru Matematika akan mengerjakan soal Matematika, Guru SD mengerjakan materi SD).
  4. Kapan pengumuman kelulusan UP biasanya keluar?
    Biasanya sekitar 1 bulan setelah pelaksanaan ujian periode terakhir selesai. Pengumuman bisa dicek di laman UKMPPG dengan memasukkan nomor peserta.

Share this content:

Visited 15 times, 1 visit(s) today

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *