5 Fakta Apakah Beasiswa Menanggung Biaya Hidup 2025

Ini adalah pertanyaan emas yang menentukan nasib ratusan ribu pemburu beasiswa:
Jawaban Singkat: Ya (Jika Fully Funded), Tidak (Jika Parsial)
Mari kita luruskan ini sekali dan untuk selamanya.
YA, 100% , jika itu adalah beasiswaFully Funded (Penuh).TIDAK (atau hanya sebagian kecil), jika itu adalah beasiswaPartial (Parsial).
Masalahnya, banyak beasiswa tidak secara jelas melabeli diri mereka “partial”. Mereka hanya menulis “Beasiswa Internasional Universitas X”.
Membedah Mitos: Apa Itu Beasiswa “Fully Funded” Sebenarnya?
Istilah “fully funded” adalah musik di telinga setiap pelamar. Ini adalah paket komplet, “golden ticket” yang membuat Anda bisa fokus belajar tanpa pusing memikirkan uang sepeser pun.
Meskipun setiap program beasiswa (seperti Chevening, LPDP, AAS) memiliki rinciannya sendiri, paket *fully funded* idealnya mencakup 4 komponen utama:
Komponen 1: Biaya Kuliah (Tuition Fees)
Ini adalah komponen yang jelas. Beasiswa akan membayarkan biaya kuliah Anda langsung ke universitas. Anda bahkan tidak akan melihat uangnya. Ini bisa berkisar dari £20.000 hingga £50.000+ tergantung program dan universitas.
Komponen 2: Biaya Hidup (Stipend / Living Allowance) – FOKUS KITA
Ini adalah jawaban langsung untuk
Bagaimana cara kerjanya? Beasiswa akan mentransfer sejumlah uang ke rekening bank Anda setiap bulan (atau setiap tiga bulan). Uang ini 100% milik Anda untuk digunakan membiayai:
Akomodasi (sewa kamar, asrama)Makan (belanja bahan makanan, makan di luar)Transportasi Lokal (tiket bus, subway)Tagihan (internet, paket data ponsel)Kebutuhan Pribadi (alat mandi, buku, hiburan)
Jumlah
Komponen 3: Tiket Pesawat dan Asuransi Kesehatan
Paket penuh hampir selalu mencakup satu tiket pesawat pulang-pergi (PP) kelas ekonomi dari negara asal Anda ke negara tujuan studi. Mereka juga akan menanggung biaya asuransi kesehatan wajib (seperti NHS Surcharge di Inggris) selama masa studi Anda.
Komponen 4: Tunjangan Tambahan (Bonus)
Beasiswa terbaik (seperti LPDP atau Chevening) bahkan memberikan “uang kaget” tambahan, seperti:
Tunjangan Kedatangan (Arrival Allowance): Untuk membeli barang-barang awal seperti jaket musim dingin.Tunjangan Buku/Penelitian: Dana ekstra untuk membeli buku teks atau mendanai penelitian tesis.Biaya Visa: Mengganti biaya pengurusan visa pelajar Anda.
Sisi Lain: Beasiswa Parsial (Partial Scholarship) dan Bahayanya
Sekarang, mari kita lihat sisi lainnya. Ini adalah area di mana
Tipe 1: Beasiswa “Tuition Fee Only” (Hanya Biaya Kuliah)
Ini adalah beasiswa parsial yang paling umum. Universitas mungkin menawarkan, “Selamat! Anda memenangkan International Excellence Scholarship senilai £25.000!” Anda senang, tetapi £25.000 itu adalah biaya kuliah Anda. Beasiswa itu
Tipe 2: Potongan Biaya Kuliah (Tuition Fee Waiver / Discount)
Ini lebih kecil lagi. Beasiswa ini hanya berupa “potongan harga”. Misalnya, “Potongan 50% biaya kuliah” atau “Beasiswa senilai £5.000”. Artinya, Anda masih harus membayar sisa biaya kuliah DAN 100% biaya hidup Anda sendiri.
Tipe 3: Bantuan Biaya Hidup Saja (Stipend Only)
Ini jarang terjadi tetapi ada, terutama untuk program penelitian (PhD) di mana universitas mungkin sudah memiliki dana untuk biaya kuliah tetapi mencari mahasiswa untuk diberi tunjangan penelitian (yang berfungsi sebagai biaya hidup).
Jadi, jika Anda bertanya
Studi Kasus: Apakah Beasiswa Populer Ini Menanggung Biaya Hidup?
Apakah Beasiswa Chevening Menanggung Biaya Hidup?
Apakah Beasiswa LPDP Menanggung Biaya Hidup?
Analisis Ahli: Rincian “Fully Funded” Beasiswa Chevening
Untuk memberi Anda gambaran nyata tentang
Video ini sangat relevan karena menjawab pertanyaan
Tonton analisis rincian dana lengkap: Dapat Berapa Miliar dari Beasiswa Chevening? di YouTube
[How-To] 5 Langkah Memastikan Beasiswa Anda Menanggung Biaya Hidup
Jangan sampai Anda terjebak.
Langkah 1: Temukan Halaman “Funding” atau “What’s Included”
Setiap situs web beasiswa resmi pasti memiliki halaman ini. Jangan hanya membaca halaman depan. Cari tautan seperti “Scholarship Details”, “Value of Award”, atau “Financial Support”.
Langkah 2: Cari Kata Kunci Ajaib: “Stipend” atau “Living Allowance”
Gunakan Ctrl+F dan cari kata-kata ini. Jika beasiswa tersebut menanggung biaya hidup, mereka akan secara eksplisit menyebutkan “monthly stipend”, “living allowance”, atau “maintenance grant”.
Langkah 3: Bedakan “Fees” (Biaya Kuliah) vs. “Allowance” (Tunjangan)
Perhatikan bahasa yang digunakan. “This scholarship covers full tuition fees”
Langkah 4: Kirim Email Konfirmasi ke Penyelenggara
Jika bahasanya ambigu, jangan ragu untuk mengirim email ke admin beasiswa. Tanyakan dengan sopan: “I would like to clarify, does this scholarship include a monthly stipend for living expenses, or is it a tuition-fee-only award?” Ini adalah langkah profesional.
Langkah 5: Hitung Anggaran (Jika Menang Beasiswa Parsial)
Jika Anda memutuskan untuk tetap mengambil beasiswa parsial (misal, *tuition fee only*), Anda wajib menghitung biaya hidup bulanan di kota tujuan dan memastikan Anda memiliki dana pribadi untuk menutupinya. Ini adalah bagian penting dari perencanaan karier dan studi Anda.
Kesimpulan: Jangan Asumsikan Apapun!
Jadi,
Tugas Anda sebagai pelamar adalah membaca, meneliti, dan memverifikasi. Jangan pernah berasumsi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Jadi, apakah beasiswa menanggung biaya hidup secara umum?
Tergantung.
2. Apa bedanya beasiswa fully funded dan partial?
3. Apa itu stipend atau living allowance?
Stipend adalah sejumlah uang yang ditransfer ke rekening Anda setiap bulan oleh penyelenggara beasiswa. Uang ini ditujukan untuk membayar biaya hidup Anda, seperti akomodasi, makanan, transportasi, dan kebutuhan pribadi.
4. Apakah Beasiswa Chevening menanggung biaya hidup?
5. Apakah Beasiswa LPDP menanggung biaya hidup?
Share this content:








