3 Fakta Apakah Magang Dihitung Jam Kerja Chevening Lolos

Ini adalah pertanyaan krusial yang menentukan nasib ribuan pelamar Beasiswa Chevening, terutama para *fresh graduate* atau mahasiswa tingkat akhir:
Jawaban singkatnya:
Jawaban Singkat: Ya, Magang 100% Dihitung! (Tapi Ada 2 Syarat)
Mari kita luruskan ini sekali dan untuk selamanya.
Magang Anda akan dihitung
- Itu
BUKAN bagian dari mata kuliah wajib (mandatory course) S1 Anda. - Anda bisa
MEMBUKTIKAN jam kerjanya.
Kita akan membedah dua poin krusial ini. Memahami perbedaan ini adalah inti dari
Membedah Aturan Emas: Logika di Balik Syarat 2800 Jam Chevening
Sebelum kita menghitung, kita harus paham logikanya. Chevening adalah beasiswa kepemimpinan. Mereka tidak hanya mencari “kutu buku” dengan IPK 4.0. Mereka mencari individu yang sudah “terjun” ke dunia nyata, menghadapi masalah, bekerja dalam tim, dan (idealnya) memimpin sesuatu. Pengalaman kerja adalah buktinya.
Syaratnya bukan “2 tahun”, melainkan
Ini adalah
- Pekerjaan penuh waktu (Full-time employment)
- Pekerjaan paruh waktu (Part-time employment)
- Magang, baik dibayar maupun tidak (Internships, paid or unpaid)
- Kegiatan sukarela (Voluntary work)
Ini berarti,
Rahasia #1: Perbedaan Kunci Magang Wajib vs. Magang Opsional
Ini adalah “jebakan” terbesar.
Magang Wajib Kurikulum (KKN, PPL, PKL) -> TIDAK Dihitung
Mengapa? Karena pengalaman ini adalah bagian dari
Jika magang tersebut memiliki SKS dan merupakan syarat kelulusan, jangan masukkan ke dalam hitungan 2.800 jam Anda. Ini adalah
Magang Opsional (Yang Anda Cari Sendiri) -> 100% Dihitung!
Inilah “harta karun” Anda. Magang opsional adalah magang yang Anda lakukan atas inisiatif sendiri, biasanya selama liburan semester, yang
- Magang di startup selama 3 bulan.
- Magang di firma hukum selama 2 bulan.
- Program magang kampus merdeka (di luar SKS wajib).
- Magang di LSM atau *think tank*.
Mengapa ini dihitung? Karena ini menunjukkan
Rahasia #2: Magang Dibayar (Paid) vs. Tidak Dibayar (Unpaid)
Ini adalah mitos kedua yang harus dihancurkan. Banyak yang ragu, “Magang saya dulu tidak dibayar,
Jawabannya:
Panduan resmi Chevening sangat jelas: “internships (both paid and unpaid)”. Chevening paham bahwa di banyak sektor (terutama LSM, *think tank*, dan beberapa startup), magang seringkali tidak dibayar. Mereka tidak menilai pengalaman Anda dari gaji yang Anda terima.
Mereka menilai dari:
Tanggung Jawab: Apa yang Anda kerjakan?Durasi: Berapa lama Anda di sana?Jam Kerja: Berapa jam per minggu Anda berkontribusi?
Jadi, jangan pernah minder jika magang Anda tidak dibayar.
Analisis Ahli: Panduan Visual Cara Mengisi Jam Kerja di Formulir
Video di bawah ini adalah panduan visual yang luar biasa. Ini membedah secara *step-by-step* cara menghitung 2.800 jam kerja Anda dengan benar dan mengisikannya di formulir, termasuk magang.
Tonton panduan visual lengkap: Cara Menghitung 2800 Jam Kerja Chevening di YouTube
[How-To] 4 Langkah Taktis Menghitung Jam Magang Anda (Anti Gagal)
Jangan pusing. Mari kita buat ini sangat praktis. Ikuti 4 langkah ini untuk mendapatkan angka jam magang Anda dengan akurat untuk
Langkah 1: Audit Semua Pengalaman Magang (Opsional) Anda
Buka Excel. Buat daftar semua magang *opsional* yang pernah Anda lakukan sejak lulus SMA. Tulis nama perusahaan, durasi (tanggal mulai & selesai), dan peran Anda. Abaikan KKN/PPL/PKL wajib.
Langkah 2: Tentukan Jam Kerja per Minggu
Langkah 3: Lakukan Perhitungan Total
Gunakan rumus sederhana:
Langkah 4: Siapkan Bukti untuk Setiap Magang
Ini adalah kunci. Untuk setiap magang yang Anda klaim, Anda harus siap menunjukkan
Studi Kasus: Apakah Fresh Graduate Bisa Lolos 2800 Jam?
Mari kita hitung.
Tahun 2 (Liburan): Magang Opsional di Startup A.- 40 jam/minggu x 12 minggu =
480 jam
- 40 jam/minggu x 12 minggu =
Tahun 3 (Semester 5): Asisten Dosen (Part-time).- 10 jam/minggu x 16 minggu =
160 jam
- 10 jam/minggu x 16 minggu =
Tahun 3 (Liburan): Magang Opsional di LSM B (Unpaid).- 30 jam/minggu x 8 minggu =
240 jam
- 30 jam/minggu x 8 minggu =
Tahun 4 (Semester 7): Kerja Part-time sebagai Admin Medsos.- 15 jam/minggu x 16 minggu =
240 jam
- 15 jam/minggu x 16 minggu =
Tahun 4 (Liburan): Magang Opsional di Firma Hukum C.- 40 jam/minggu x 12 minggu =
480 jam
- 40 jam/minggu x 12 minggu =
Dalam kasus ini, Rina belum mencapai 2.800 jam. Dia masih butuh 1.200 jam lagi. Dia bisa mendapatkannya dengan bekerja *full-time* selama 8-9 bulan setelah lulus (1200 jam / 40 jam/minggu = 30 minggu).
Namun, bagaimana jika Rina juga seorang
15 jam/minggu x 104 minggu =
Poin Kunci (Key Takeaways)
Jawaban Singkat: Ya, magang (internship) 100% dihitung.Pengecualian: Magang yang bersifatWAJIB kurikulum (ber-SKS, KKN, PPL) umumnyaTIDAK dihitung.Paid vs Unpaid: Magang tidak dibayar (unpaid)TETAP Akumulatif: Jam magang Anda dijumlahkan dengan jam kerja part-time, full-time, dan volunteer untuk mencapai 2.800 jam.Bukti adalah Raja: Siapkan LoA, sertifikat, atau surat referensi yang menyebutkan durasi dan jam kerja per minggu.
Pada akhirnya,
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Apakah magang dihitung jam kerja Chevening?
Ya, 100% dihitung. Chevening secara eksplisit menyatakan “internships (both paid and unpaid)” dapat dihitung, selama itu
2. Apakah magang yang tidak dibayar (unpaid) dihitung?
Ya. Chevening tidak membedakan antara magang yang dibayar atau tidak. Yang penting adalah pengalaman, tanggung jawab, dan jam kerja yang bisa Anda buktikan melalui surat keterangan.
3. Apakah KKN, PPL, atau PKL Wajib dihitung?
4. Bagaimana cara membuktikan jam kerja magang?
5. Berapa jam minimal untuk magang agar dihitung?
Tidak ada jam minimal per magang.
Share this content:







![5 Tanda Anda Siap Raih Beasiswa [Panduan Waktu Persiapan Cepat]](https://edusivitas.com/wp-content/uploads/2025/10/17604680553656225122865295683135.png)
