3 Fakta Baru Apakah Beasiswa Chevening Wajib IELTS 2025

Ini adalah pertanyaan paling membingungkan bagi calon pendaftar:
Banyak pendaftar berasumsi bahwa karena Chevening telah menghapus persyaratan bahasa Inggris dari *aplikasi awal* mereka, maka mereka bisa mendaftar
Artikel ini akan membedah tuntas kebingungan ini.
Fakta #1: Kebijakan Resmi Chevening (Jawabannya: TIDAK Wajib)
Mari kita luruskan dulu fakta utamanya. Untuk menekan tombol “Submit” pada aplikasi online Beasiswa Chevening (yang biasanya dibuka sekitar Agustus hingga November), Anda
Ini adalah perubahan kebijakan besar. Sebelumnya (kira-kira sebelum siklus 2020), pendaftar *wajib* mengunggah skor IELTS mereka bersamaan dengan esai-esai aplikasi. Hal ini sering menjadi penghalang besar. Banyak pendaftar hebat dengan pengalaman kepemimpinan luar biasa gugur bahkan sebelum mencoba, hanya karena belum memiliki skor IELTS yang memenuhi syarat saat portal pendaftaran dibuka.
Sekretariat Chevening, dalam upayanya untuk menjadi lebih inklusif dan fokus pada potensi kepemimpinan, menghapus persyaratan ini. Mereka ingin menilai Anda berdasarkan esai kepemimpinan, jaringan, dan rencana karier Anda terlebih dahulu. Ini adalah kabar baik, karena memberi Anda kesempatan untuk fokus menyusun esai terbaik tanpa terburu-buru tes IELTS.
Jadi, jika seseorang bertanya, “
Fakta #2: ‘Jebakan’ Sebenarnya (Jawabannya: 100% WAJIB untuk Universitas)
Ini adalah bagian krusial yang sering dilewatkan. Kebijakan Chevening di atas hanyalah setengah dari cerita. Inilah kebenaran lengkapnya: Chevening adalah beasiswa yang membiayai studi Anda di universitas Inggris. Oleh karena itu, salah satu syarat mutlak untuk *menerima* beasiswa ini adalah Anda harus
Anda tidak hanya harus diterima; Anda harus mendapatkan
Sekarang, pertanyaannya: Bagaimana cara mendapatkan LOA Unco dari universitas Inggris?
Jawabannya: Dengan memenuhi
Perbedaan Fundamental: Syarat Chevening vs. Syarat Universitas
Seleksi Chevening (Oleh FCDO/Kedutaan): Fokus pada esai Leadership, Networking, Career Plan, dan pengalaman kerja minimal 2 tahun. Merekatidak meminta IELTS di awal.Seleksi Universitas (Oleh Tim Admisi Kampus): Fokus pada IPK, transkrip, surat rekomendasi, Statement of Purpose (SOP), danskor IELTS/TOEFL Anda.
Anda tidak bisa mendapatkan beasiswa Chevening tanpa diterima di universitas. Dan Anda tidak bisa diterima di universitas tanpa skor IELTS (atau yang setara). Oleh karena itu, secara tidak langsung,
Mitos
Fakta #3: Strategi Waktu Pengambilan Tes (Kapan Sebaiknya Tes?)
Ini adalah pertanyaan strategis berikutnya. Jika kita sudah sepakat bahwa tes bahasa Inggris itu wajib untuk universitas,
Skenario 1: Tes IELTS SEBELUM Submit Aplikasi Chevening (Sangat Direkomendasikan)
Keuntungan: Ketenangan Pikiran: Beban terberat sudah selesai. Anda bisa fokus penuh pada wawancara jika lolos.Bisa Segera Mendaftar Universitas: Begitu submit aplikasi Chevening, Anda bisa langsung menggunakan skor IELTS Anda untuk mendaftar ke 3 universitas pilihan. Ini penting karena beberapa pendaftaran universitas juga memiliki tenggat waktu.Persiapan Wawancara: Saat wawancara Chevening (sekitar Februari/Maret), jika Anda ditanya, Anda bisa dengan percaya diri berkata, “Saya sudah mendaftar ke 3 universitas dan saat ini sedang menunggu LOA. Skor IELTS saya adalah 7.5.” Ini menunjukkan kesiapan yang luar biasa.
Kerugian: Biaya: Anda harus mengeluarkan biaya tes IELTS (sekitar 3 juta Rupiah) tanpa jaminan lolos seleksi esai Chevening.
Skenario 2: Tes IELTS SETELAH Lolos Seleksi Esai (Mungkin, Tapi Berisiko)
Dalam skenario ini, Anda fokus pada esai dan submit aplikasi Chevening tanpa IELTS. Pengumuman lolos seleksi esai (masuk tahap wawancara) biasanya keluar sekitar bulan Januari atau Februari. Baru
Keuntungan: Hemat Biaya: Anda hanya mengambil tes jika Anda sudah tahu Anda lolos setidaknya tahap pertama.
Kerugian: Sangat Mepet: Anda punya waktu yang sangat sempit (Februari – Juni) untuk mendaftar tes, menunggu hasil, mendaftar ke 3 universitas, dan mendapatkan LOA Unco sebelum deadline Chevening di bulan Juli.Tekanan Ganda: Anda harus mempersiapkan wawancara Chevening (tekanan tinggi)SAMBIL belajar untuk tes IELTS (tekanan tinggi). Performa Anda bisa terpecah.Risiko Gagal Tes: Bagaimana jika skor Anda tidak mencapai target dalam sekali tes? Anda mungkin tidak punya cukup waktu untuk tes ulang sebelum deadline LOA universitas.
Analisis Ahli: Penjelasan Visual Syarat Bahasa Inggris Chevening
Membaca teks adalah satu hal, tetapi mendengar langsung dari ahlinya bisa memberikan perspektif yang berbeda.
Perhatikan
Tonton analisis lengkap: Syarat Bahasa Inggris Chevening di YouTube
[How-To] Strategi Taktis Menaklukkan Syarat Bahasa Inggris untuk Chevening
Baik, Anda sudah paham bahwa IELTS (atau yang setara) itu wajib untuk universitas. Sekarang, bagaimana strategi praktisnya? Ini adalah panduan langkah-demi-langkah Anda.
Langkah 1: Riset Detail Syarat 3 Universitas Pilihan Anda
Ini adalah langkah non-negosiasi. Jangan berasumsi semua universitas sama. Buka situs web 3 universitas yang Anda incar. Cari bagian ‘Postgraduate’ -> ‘International Students’ -> ‘English Language Requirements’. Catat: Tes apa yang mereka terima (IELTS, TOEFL, PTE, dll.)? Berapa skor minimal *overall*? Berapa skor minimal *per komponen* (Writing, Speaking, etc.)?
Langkah 2: Tentukan Target Skor Tertinggi
Ambil target skor tertinggi dari 3 universitas Anda. Misalnya, Universitas A minta 6.5 (min. 6.0), Universitas B minta 7.0 (min. 6.5), dan Universitas C minta 7.0 (min. 7.0). Maka, target aman Anda adalah 7.0 dengan minimal 7.0 di semua komponen. Ini menjadi patokan belajar Anda.
Langkah 3: Cek Alternatif IELTS (TOEFL iBT, PTE)
Universitas Inggris biasanya juga menerima TOEFL iBT, PTE Academic, atau Cambridge English (C1/C2).
Langkah 4: Jadwalkan Tes Anda (Skenario 1)
Ambil Skenario 1 (Tes sebelum submit). Jadwalkan tes Anda 1-2 bulan sebelum deadline aplikasi Chevening. Ini memberi Anda ‘bantal’ waktu jika Anda perlu tes ulang. Jangan pernah mepet.
Langkah 5: Gunakan Skor untuk Mendaftar Universitas
Setelah Anda submit aplikasi Chevening (November), segera gunakan skor bahasa Inggris Anda untuk mendaftar ke 3 universitas. Proses pendaftaran universitas juga memakan waktu. Semakin cepat Anda mendaftar, semakin cepat Anda mendapat LOA.
Poin Kunci (Key Takeaways)
Aplikasi Chevening: TIDAK wajib IELTS saat mendaftar online (Deadline Nov).Aplikasi Universitas: 100% WAJIB IELTS (atau setara) untuk mendapatkan LOA Unconditional.Syarat Lolos Chevening: Anda WAJIB mendapatkan LOA Unconditional (Deadline Juli).Kesimpulan: Secara tidak langsung, IELTS adalah WAJIB untuk lolos Chevening.Strategi Terbaik: Ambil tes IELTS sebelum mendaftar Chevening untuk ketenangan pikiran dan mempercepat proses aplikasi universitas.
Kesimpulan: Ubah Pertanyaan Anda
Jadi, mari kita hentikan kebingungan ini. Pertanyaan “
Jawabannya jelas: Chevening ingin LOA Unco, dan universitas ingin IELTS. Jangan biarkan masalah administrasi ini menggagalkan impian Anda. Anggap tes bahasa Inggris sebagai bagian fundamental dari persiapan Anda, sama pentingnya dengan menulis esai. Persiapkan dari jauh-jauh hari, raih skor target Anda, dan fokuslah pada hal yang benar-benar penting: menunjukkan potensi kepemimpinan Anda kepada komite seleksi.
Memahami nuansa seperti ini adalah bagian dari tips lolos beasiswa yang sering dilupakan orang. Semoga berhasil!
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Jadi, apakah beasiswa Chevening wajib IELTS secara singkat?
Untuk aplikasi awal Chevening (esai),
2. Apakah saya bisa mendaftar Chevening tanpa IELTS sama sekali?
Ya, Anda bisa menekan tombol ‘submit’ pada aplikasi awal Chevening (deadline November) tanpa memiliki skor IELTS. Namun, Anda harus mengambil tes tersebut setelahnya untuk mendaftar ke universitas.
3. Berapa skor IELTS minimal untuk Chevening?
Chevening sendiri tidak lagi menetapkan skor minimal. Skor minimal ditentukan oleh
4. Apakah TOEFL ITP atau Duolingo bisa menggantikan IELTS untuk Chevening?
Umumnya
5. Kapan batas akhir submit sertifikat IELTS ke Chevening?
Anda tidak menyerahkan sertifikat IELTS ke Chevening. Anda menyerahkannya ke
Share this content:








